Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sultan HB X Minta Optimalkan Tanah Kas Desa Tingkatkan Perekonomian

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sultan HB X Minta Optimalkan Tanah Kas Desa Tingkatkan Perekonomian Doc: ANTARA/HO-Pemda DIY
Ket. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X berbicara dalam "High Level Meeting TPID DIY", di Yogyakarta, Selasa (28/11/2023).

Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pemanfaatan tanah kas desa (TKD) di wilayahnya dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian serta menekan angka kemiskinan di masyarakat.

Sultan HB X dalam "High Level Meeting TPID DIY", di Yogyakarta, Selasa, mengatakan optimalisasi pemanfaatan TKD bisa dilakukan dengan didukung dana keistimewaan (danais).

"Semuanya harus dipersiapkan jangan sampai ketika kami memberikan dana tersebut, karena tidak ada program yang matang kemudian dana tersebut dikembalikan dengan alasan belum siap," kata Sultan HB X.

Sultan menekankan bahwa penggunaan dana keistimewaan harus diiringi dengan rancangan-rancangan program yang tepat, sehingga ketika dana tersebut turun, masyarakat tahu harus berbuat apa dengan dana itu.

Raja Keraton Yogyakarta itu mendorong pemanfaatan TKD melalui sistem sewa oleh warga miskin dan penganggur untuk dikelola sebaik-baiknya.

Selain memanfaatkan TKD, Sultan juga mendorong pengembangan Lumbung Matraman agar mampu menambah penghasilan masyarakat.

Menurut Sultan, dua langkah tersebut dapat diupayakan untuk menekan angka kemiskinan serta meningkatkan ketahanan pangan di DIY.

Dengan begitu, dia meyakini secara otomatis inflasi di DIY dapat ditekan dengan baik, karena inflasi banyak dipengaruhi oleh faktor pangan dan daya beli masyarakat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Herum Fajarwati menjelaskan inflasi di Yogyakarta hingga Oktober 2023 sebesar 2,44 persen.

Angka itu berada di atas inflasi nasional yang berada di angka 1,80 persen.

Menurut dia, dalam pengendalian inflasi perlu diperhatikan komoditas yang memiliki bobot atau andil yang besar seperti komoditas beras dan komoditas yang memiliki gejolak harga yang tinggi atau fluktuatif seperti komoditas aneka cabai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.