Wapres Ma'ruf Bertemu Presiden Slovakia, Sampaikan Masalah Diskriminasi Sawit RI
Selasa, 28 Nov 2023, 10:52 WIBBRATISLAVA - Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin dalam pertemuan dengan Presiden Slovakia Zuzana ?aputová menyampaikan mengenai kebijakan Uni Eropa (UE) yang mendiskriminasi ekspor produk sawit Indonesia.
"Tadi juga saya sampaikan, karena saya terus akan berjuang karena memang masih harus dipahami, karena memang saya bilang itu menyebabkan petani kita jadi korban karena ada kebijakan yang diskriminatif itu," kata Wapres Ma'ruf Amin setelah pertemuan dengan Presiden Slovakia Zuzana ?aputová, di Istana Presiden, Bratislava, Slovakia, Senin (27/11) waktu setempat.
Ma'ruf menjelaskan diskriminasi UE yang menghambat ekspor sawit Indonesia telah merugikan para petani. Wapres mengatakan Indonesia juga terus mengadopsi kebijakan ekonomi ramah lingkungan, sehingga tidak tepat jika sawit Indonesia dianggap dihasilkan dari kegiatan yang merusak lingkungan.
Menurut Ma'ruf, pihak Slovakia belum merespons soal aspirasi Indonesia terkait kebijakan sawit UE yang diskriminatif.
Sebelum bertemu dengan Presiden Slovakia, Ma'ruf juga telah melakukan pertemuan dengan Deputi Perdana Menteri Slovakia Denisa Sakova.
Namun, kata Ma'ruf, baik Presiden dan Deputi PM Slovakia, belum merespons soal protes Indonesia atas diskriminasi sawit itu.
"Samalah tidak merespon soal itu," kata Ma'ruf.
Ma'ruf mengatakan Pemerintah Indonesia masih harus terus berjuang meyakinkan negara-negara Eropa mengenai keamanan produk sawit Indonesia.
"Itu konsensus Uni Eropa belum diubah, kelihatannya masih harus diperjuangkan," kata Ma'ruf Amin.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Monsta X Siap Guncang Jakarta lewat Tur Dunia 2026
-
Ini Harga dan Cara Beli Tiket Avenged Sevenfold, Termurah Berapa?
-
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Semburkan Abu Vulkanik hingga 1.200 Meter
-
Dominasi Mercedes Ancam Rekor Verstappen di Suzuka
-
Universitas Hasanuddin Terima 3.489 Calon Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026
-
Ahli Teknologi Pangan, Sarankan Sistem Rantai Dingin untuk Dukung Program MBG
-
Ikan Nila Jadi Primadona di Kabupaten Gunung Mas, Penjualan Benih Tembus 1.830 Ekor di Awal 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.