Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Temanggung Fokuskan Penanganan DBD di Tiga Kecamatan

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 17:32 WIB | Oleh:
Temanggung Fokuskan Penanganan DBD di Tiga Kecamatan Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Penyemptotan sarang nyamuk Aides Aigepty di Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (28/11).

TEMANGGUNG - Kabupaten Temanggung Jawa Tengah memfokuskanpenanganan kasus demam berdarah dengue (DBD) di tiga kecamatan, karena sampai dengan Oktober 2023 sudah teridentifikasi ada 13 kasus demam berdarah dengue yang tersebar di beberapa tempat, terutama di Temanggung, Kedu, dan Kandangan.

Progamer DBD Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung Aditya Dwi Saputra di Temanggung Selasa mengatakan, tiga besar kecamatan yang dominan terkait dengan penyebaran DBD yakni, Kecamatan Temanggung, Kedu, dan Kandangan.

Dia menjelaskan, tiga kecamatan tersebut memang saling berdekatan dan mengarah ke peningkatan secara terus menerus. Jadi tren di tahun ini memang tidak terjadi peningkatan secara drastis, tetapi selalu ada tiap bulan.

"Untuk pencegahan dan penanggulangan DBD, Dinas Kesehatan mengaplikasikan banyak kegiatan, antara lain Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3 M Plus, larvasidasi, dan fogging fokus," katanya.

Dia berharap dengan fogging fokus ini, jentik dan nyamuknya dapat teratasi, terutama di nyamuk dewasa. Pencegahan dan penanggulangan dilakukan di awal dan akhir tahun. Terutama karena saat ini sedang pancaroba. Memang kondisinya sangat beresiko tinggi dengan adanya perkembangbiakan dari jentik-jentik nyamuk aides di sekitar rumah maupun di dalam.

Dia berharap agar dilaksanakan kewaspadaan dini di seluruh daerah. Terutama daerah endemis di Kabupaten Temanggung atau daerah yang perkembangbiakan nyamuknya banyak.

"Masyarakat agar lebih waspada melaksanakan giat pemberantasan sarang nyamuk -PSN 3m plus- secara serentak, rutin dan berkelanjutan," katanya.

Ketua RT Bakungan Suyoto mengatakan, warga juga menanam serai, bunga tapak dara, dan melati di pekarangan rumah. Sebab, tanaman tersebut mengeluarkan aroma menyengat yang dapat mengusir nyamuk. Ant

"Dari ibu-ibu PKK memprakarsai dengan kegiatan PSN, dan menanam serai ini untuk menangkal adanya nyamuk-nyamuk," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.