Puskesmas Sulbar agar Tingkatkan Pelayanan untuk Dukung Integrasi Layanan Primer
Senin, 27 Nov 2023, 00:50 WIBMamuju - Puskesmas di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta agar meningkatkan tata kelola pelayanannyauntuk mendukung program Integrasi Layanan Primer (ILP) yang akan diterapkan pada tahun 2024.
"Program ILPtelah dicanangkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan akan diterapkan di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Sulbar pada 2024," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes SulbarIndahwati Nursyamsidi Mamuju, Minggu.
Ia menjelaskan, program ILP di Sulbar akan diterapkan di seluruh puskesmas maupun pusat pelayanan kesehatan lainnya, seperti Puskesmas Pembantu dan Posyandu, agar terjadi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurut dia, Dinkes Sulbar juga telah bertugas menyosialisasikan ILP yang merupakan upaya meningkatkan pelayanan kesehatan.
Sehingga, katanya, seluruh Puskesmas di Sulbar diminta untuk mempersiapkan diri dengan memperbaiki tata kelola pelayanan kesehatan guna menerapkan ILP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Dalam penerapan ILP, maka puskesmas di Sulbar pada 2024 diharuskan melakukan perubahan transforamsi layanan, sesuai dengan arahan dari Kemenkes RI, sehingga tata kelola pelayanan puskesmas harus ditingkatkan. Begitu juga dengan sumber daya manusia tenaga kesehatan yang dimiliki juga harus ditingkatkan," katanya.
Ia menyampaikan, Kemenkes RI telah menggulirkan transformasi sistem kesehatan dan telah terdapat enam pilar transformasi sistem kesehatan sebagai penopang kesehatan Indonesia.
Hal itu di antaranya transformasi pelayanan kesehatan primer, transformasi pelayanan kesehatan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, juga transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.
"Transformasi pelayanan kesehatan primer yang tertuang dalam manajemen ILP, dilaksanakan melalui edukasi penduduk, pencegahan primer, pencegahan sekunder, dan peningkatan kapasitas serta kapabilitas pelayanan kesehatan primer yang dilaksanakan di Puskesmas," katanya.
Ia juga menyampaikan, pilar prioritas pelayanan kesehatan primer ditata oleh pemerintah agar mampu melayani seluruh penduduk Indonesia dengan pelayanan kesehatan yang lengkap, berkualitas, dan akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
"Program ILP ini melibatkan Puskesmas, unit pelayanan kesehatan di desa dan kelurahan yang disebut juga sebagai puskesmas pembantu dan posyandu, karena memiliki fasilitas pelayanan kesehatan primer," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Wamenekraf Apresiasi Kolaborasi Maxdecal dan SekuyaEVOS
-
Como Menguji Ketangguhan Inter di Laga Penentu
-
Rute TransJakarta 9H Diperpanjang! Depok Makin Terhubung ke Jakarta
-
Pacific Coatings Show 2025 Segera Hadir, Tampilkan Inovasi dan Teknologi Terbaru Industri Cat dan Pelapis
-
Banjir Ekstrem Melanda Dekat Kota Suci Mekkah setelah Hujan Disertai Badai Petir
-
Berita Transfer Barcelona: Bek Kiri yang “Mematikan” Lamine Yamal Masuk Incaran Blaugrana
-
PLN Pastikan SPKLU Andal dalam Menyambut Nataru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.