Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dua Kepala Sekolah yang Muridnya Terlibat Pembacokan Dipertemukan

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Kepala Sekolah yang Muridnya Terlibat Pembacokan Dipertemukan Doc: ANTARA/HO-Polres Jakbar
Ket. Jumpa pers pengungkapan kasus pembacokkan oleh dua siswa SMK Islam Perti berinisial AP (17) dan PAF (17) terhadap siswa dari SMK Trikora berinisial MR (16), Selasa (21/11/2023).

Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mempertemukan dua kepala sekolah yang muridnya terlibat aksi pembacokan di Jalan Kyai Tapa, Grogol Petamburan pada Jumat (10/11).

Kepala Suku Dinas Pendidikan (Kasudindik) Jakbar, Junaedi menyebut undangan untuk mempertemukan dua kepala sekolah ini sebagai tindak lanjut aksi pembacokan yang dilakukan dua pelajar SMK Islam Perti terhadap seorang pelajar SMK Trikora.

"Ya untuk masalah itu kita anggap sudahclearya. Kepala sekolah dari dua sekolah itu sudah kita undang hari ini," kataJunaedi saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

??????Junaedi menyebut pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bahwa pelajar kedua sekolah tersebut harus bersahabat dan menghilangkan sekat-sekat permusuhan.

"Tindak lanjutnya, mereka, dua sekolah itu harus bersahabat, hilangkan sekat-sekat permusuhan," imbuhnya.

Mulai besok, kata Junaedi, kedua sekolah tersebut akan berkoordinasi untuk saling berkunjung.

"Hari ini bertemu kepala sekolah dan para wakilnya bertemu dengan saya di kantor. Besok dan seterusnya mereka sudah saling berkoordinasi, saling berkunjung," ujar dia.

Lebih lanjut, kata Junaedi, pihaknya juga mengundang kepala sekolah SMK swasta di Jakbar untuk membahas langkah-langkah nyata agar kejadian serupa tidak berulang.

"Hari ini tadi jam 10.00 WIB, kita undang juga kepala sekolah-kepala sekolah SMK swasta untuk membahas langkah antisipasi. Langkahnya apa, saya pikir kita bentuk satuan tugas (satgas)," kata Junaedi.

Satgas tersebut, kata Junaedi, akan segera dibentuk dan bekerja sebagai mitra strategis Polres Metro Jakbar."

Satgas ini nanti sebagai mitra kerja kepolisian. Jadi nanti pihak kepolisian akan membimbing," kata Junaedi.

Mengenai tanggal pembentukan, Junaedi menyebut dalam minggu ini satgas sudah terbentuk dan minggu depan sudah mulai bekerja aktif.

"Minggu ini sudah disiapkan ya (satgas). Minggu depan sudah mulai bekerja. Kita juga persiapan alat komunikasi nanti untuk satgas ini pada awal Desember gitu," kata Junaedi.

Diketahui, Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) dari kedua pelajar SMK Islam Perti berinisial AP (17) dan PAF (17) yang menjadi tersangka pembacokan telah dicabut dan mereka juga sudah dikeluarkan dari sekolah.

Sebelumnya, Polisi menangkap dua siswa SMK Islam Perti berinisial AP (17) dan PAF (17) yang melakukan pembacokan terhadap siswa dari SMK Trikora berinisial MR (16).

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono mengatakan, peristiwa itu bermula ketika pada Jumat (10/11), korban sedang melintas di Jalan Daan Mogot dari arah Roxy menuju arah barat hingga bertemu dengan para pelaku di lampu merah Grogol.

"Karena perselisihan (saling ejek) ini pelaku kemudian mengejar korban, yang di mana korban juga berboncengan dengan dua orang," kata Wibisono dalam jumpa pers pada Selasa.

Ketika dibonceng, kata Wibisono, tiba-tiba pelaku menghampiri kemudian langsung melakukan pembacokan ke punggung sebelah kiri korban.

"Setelah dibacok, kendaraan motor yang dikendarai korban oleng dan terjatuh sehingga menimbulkan luka lebih parah," kata Wibisono.

Korban, kata Wibisono, akhirnya terjatuh dari kendaraan roda dua yang dikendalikannya dan menabrak trotoar yang ada di Jalan Kyai Tapa.

"Akibat pembacokan dan terjatuh dari sepeda motor, korban mengalami luka yang cukup parah," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.