• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Peneliti Temukan Senyawa B...

Peneliti Temukan Senyawa Bunga Matahari Guna Cegah Pembusukan Buah

Selasa, 21 Nov 2023, 17:58 WIB

BEIJING - Bluberi adalah buah yang masam dan berair, tetapi tidak tahan lama setelah dipetik, jadi sebaiknya mengonsumsinya dengan segera sebelum menjadi lembek. Akan tetapi, semua ini bisa berubah setelah sebuah studi baru menemukan bahwa senyawa dari limbah tanaman bunga matahari dapat mencegah pembusukan pada buah yang berbentuk seperti mutiara itu, sehingga dapat memperpanjang masa simpannya.

Dipimpin oleh para peneliti dari Institut Botani Kunming di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS), penelitian ini berfokus pada batang bunga matahari, yang umumnya dianggap sebagai produk limbah.

Ket. Foto: Peneliti dari Tiongkok menemukan bahwa senyawa dari limbah tanaman bunga matahari dapat mencegah pembusukan pada buah Bluberi, sehingga dapat memperpanjang masa simpannya — Sumber: Xinhua/Zhao Qingzu

Percobaan sebelumnya menunjukkan bahwa batang bunga matahari tahan terhadap banyak penyakit tanaman, sehingga para peneliti memutuskan untuk meneliti apakah batangnya mungkin memiliki komponen yang bertanggung jawab atas efek perlindungan ini, dan apakah komponen tersebut dapat digunakan untuk melawan patogen tanaman jamur pada buah, sebagai cara untuk menghindari toksisitas dan resistansi yang terkait dengan fungisida kimiawi.

Para peneliti menggunakan bahan kimia untuk mendapatkan ekstrak dari batang bunga matahari. Mereka kemudian mengisolasi dan mengidentifikasi komponen dalam ekstrak ini. Mereka menemukan 17 diterpenoid, yang sebagian besar menunjukkan aktivitas melawan kapang kelabu (gray mold). Empat dari senyawa tersebut, termasuk dua senyawa yang baru diidentifikasi, efektif dalam menghancurkan membran plasma jamur ini, menyebabkan sel-selnya bocor dan mencegahnya membentuk biofilm.

Dalam pengujian lain, para peneliti membasahi bluberi dengan ekstrak batang bunga matahari, kemudian mengeringkan buah-buah tersebut dan menyuntiknya dengan jamur. Selama enam hari, ekstrak itu melindungi hampir separuhnya dari pertumbuhan jamur.

Hasil penelitian itu diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, sebuah publikasi dari American Chemical Society. Para peneliti itu mengatakan industri makanan dapat menggunakan senyawa antijamur alami untuk melindungi dari penyakit pascapanen. Ant/Xinhua/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.