RI-Singapura Memulai Interkoneksi QR Antarnegara
📅 Senin, 20 Nov 2023, 09:11 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Indonesia dan Singapura mulai menerapkan sistem pembayaran lintas batas secara digital menggunakan Quick Response (QR) Code. Sistem interkoneksi tersebut dinilai memberikan banyak manfaat, tetapi perlu diwaspadai juga sejumlah kerugiannya.
Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, melihat implementasi QR lintas batas ini dapat memudahkan transaksi pembayaran antarnegara di Singapura dan Indonesia. Dia menambahkan pengguna tidak perlu repot-repot menukar rupiah dengan dollar Singapura serta mencatat pengeluaran.
Namun, Esther memperingatkan implementasi QR lintas batas itu mempermudah uang keluar Indonesia untuk belanja. Selain itu, QR lintas negara tersebut rentan terhadap serangan peretas atau cyber crime.
"Jadi sistemnya harus aman, jangan sampai dibobol di Singapura," tegas Esther kepada Koran Jakarta, Minggu (19/11).
Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) memulai implementasi interkoneksi pembayaran QR antarnegara antara Indonesia dan Singapura pada 17 November 2023.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Interkoneksi pembayaran QR lintas batas antara Indonesia dan Singapura akan mendorong pembayaran antarnegara yang lebih cepat, murah, transparan, dan inklusif, khususnya bagi UMKM (usaha mikro kecil dan menengah)," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam pernyataan resmi di Jakarta, Jumat (17/11).
Implementasi tersebut memungkinkan pengguna atau nasabah dari lembaga keuangan yang berpartisipasi untuk melakukan pembayaran ritel antarnegara dengan lancar menggunakan aplikasi pembayaran yang dimilikinya, dengan cara memindai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau QR Network for Electronic Transfers Singapore (NETS) yang ditampilkan oleh merchant di Indonesia atau Singapura.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, dan Managing Director MAS Ravi Menon bersama-sama meluncurkan interkoneksi pembayaran tersebut dengan melakukan simulasi pembayaran QR antarnegara secara langsung di Singapore FinTech Festival 2023.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Interkoneksi pembayaran QR antarnegara ini merupakan capaian penting dari upaya BI dan MAS dalam mendorong integrasi ekosistem ekonomi dan keuangan digital, serta meningkatkan hubungan perekonomian antara Indonesia dan Singapura," ujar Perry.
Interkoneksi itu akan mampu memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kedua negara, khususnya usaha mikro dan kecil, melalui bertambahnya jumlah konsumen baru.
Inisiatif tersebut juga akan menguntungkan wisatawan kedua negara. Pada paruh pertama 2023, terdapat 600.000 kedatangan dari Singapura ke Indonesia, dan 1,1 juta wisatawan dari Indonesia ke Singapura.
BI dan MAS juga menandatangani Letter of Intent (LOI) terkait kerangka kerja penyelesaian transaksi dalam mata uang lokal (local currency settlement). Setelah diimplementasikan pada 2024, kerangka kerja itu akan memfasilitasi penyelesaian transaksi pembayaran lintas negara, termasuk pembayaran dengan QR, perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan Singapura dengan menggunakan mata uang lokal masing-masing negara.
Dorong "E-Commerce"
Sementara itu, Managing Director MAS Ravi Menon mengatakan interkoneksi pembayaran QRIS-QR NETS akan mendorong aktivitas e-commerce antar negara dan belanja wisatawan antara Singapura dan Indonesia oleh individu dan pelaku usaha kecil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!