Sempat Membaik, Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-8 di Dunia pada Sabtu Pagi
Sabtu, 18 Nov 2023, 08:35 WIBJAKARTA - Kualitas udara di DKI Jakarta berada dalam kategori tidak sehat pada Sabtu (18/11) pagi, setelah sempat masuk kategori sedang pada Jumat (17/11) malam, berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir.
Berdasarkan pantauan pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 160 atau masuk dalam kategori tidak sehat dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2.5.
Padahal, pada Jumat (17/11) malam kualitas udara di DKI Jakarta berada di angka 98 atau masuk dalam kategori sedang.
Situs pemantau kualitas udara dengan waktu terkini tersebut mencatatkan Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara peringkat delapan terburuk di dunia pada Sabtu ini, naik tujuh peringkat dari posisi ke-15 pada Jumat malam.
Kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Sabtu adalah Delhi (India) dengan indeks kualitas udara di angka 441 yang masuk kategori berbahaya, diikuti Lahore (Pakistan) 398, Baghdad (Irak) 189, Karachi (Pakistan) 176, Kuwait City 174, Mumbai (India) 166, Ulan Bator (Mongolia) 161, dan Jakarta di angka 160.
Sejumlah wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat, yakni Kebon Jeruk (174), Meruya (172), Grogol (170), dan Bundaran Senayan (167).
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Minggu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat, Jangan Lupa Pakai Masker!
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
-
Color of Jakarta 2026: Gubernur Pramono Janjikan Transportasi Gratis 5 Hari di HUT 500 Jakarta
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
-
Sabtu Pagi, Udara Jakarta Tak Sehat, Kurangi Aktivitas di Luar!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.