Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upayakan Produktivitas Gula Merah, Petebu Ganjar Bantu Asosiasi Bentuk BUMDes

📅 Jumat, 17 Nov 2023, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upayakan Produktivitas Gula Merah, Petebu Ganjar Bantu Asosiasi Bentuk BUMDes Doc: istimewa
Ket. Relawan Petani Tebu (Petebu) Dukung Ganjar adakan sarasehan peningkatan produktivitas gula merah bersama perajin gula merah di Desa Nanggewer, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), Kamis (16/11) pagi.

JAWA BARAT - Relawan Petani Tebu (Petebu) Dukung Ganjar adakan sarasehan peningkatan produktivitas gula merah bersama perajin gula merah bersatu dan gotong royong normalisasi drainase jelang musim hujan di Desa Nanggewer, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), Kamis (16/11) pagi.

"Hari ini Petebu bikin kegiatan dekralasi relawan sama sarasehan produktivitas gula merah dengan pengrajin gula merah di Kabupaten Tasikmalaya," ujar Korwil Petebu Jawa Barat, Mohammad Ridwan.

Kegiatan tersebut sekaligus dengan diresmikannya Asosiasi Perajin Gula Merah Bersatu (Pegas) yang diinisiasi oleh Petebu Ganjar yang menjadi wadah diskusi dan komunitas pelestarian petani gula merah di wilayah tersebut.

Saat ini, menurut Ridwan kondisi produksi gula merah masih cukup terjaga, namun hal tersebut harus diimbangi dengan pemasaran secara optimal agar berjalan dengan stabil antara supply and demand.

"Kondisi petani di sini sangat baik dari sisi produksi, namun pemasaran kurang karena kurangnya kontrol kualitas untuk membuat standar produksi karena belum ada asosiasi yang menaunginya," jawabnya.

Dengan asosiasi tersebut, Ridwan akan berupaya agar proses pengolahannya bisa berkesinambungan dan semakin inovatif sehingga standarisasi produk olahannya bisa terjaga.

"Nantinya Pegas akan kami kawal untuk bekerja sama dengan desa membentuk BUMDes atau badan usaha milik desa agar rantai distribusinya bisa berjalan dan difasilitasi antara petani dan pembeli gula aren," jawabnya.

Ridwan mengaku disambut baik oleh segenap petani yang berkontribusi untuk daerah tersebut. Sebab, di mata para petani, mereka melihat ada harapan nyata terhadap perubahan kondisi petani gula merah. "Harapannya ini bisa semakin meluas sehingga dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," pungkasnya. (*)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.