Indeks Pembangunan Manusia 2023 Meningkat Jadi 74,39
📅 Kamis, 16 Nov 2023, 00:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Ade Irma Junida
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2023 sebesar 74,39,naik 0,62 poin dibandingkan nilai IPM pada tahun 2022 sebesar 73,77.
Status IPM menggambarkan level pencapaian pembangunan manusia di Indonesia dalam suatu periode. Semakin tinggi status IPM menunjukkan capaian pembangunan manusia yang lebih baik. Sementara itu, kecepatan IPM menggambarkan perubahan capaian pembangunan manusia dibandingkan waktu sebelumnya.
"Pada tahun 2023, nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 74,39 atau naik 0,84 persen dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 73,77," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam Rilis Berita Statistik di Jakarta, Rabu.
BPS mencatat peningkatan IPM 2023 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, maupun standar hidup layak.
Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada 2023 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 73,93 tahun, meningkat 0,23 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sumber data umur harapan hidup saat lahir menggunakan hasil Long Form SP2020 (SP2020-LF) agar hasil pengukuran IPM menjadi lebih akurat dan dapat menggambarkan karakteristik demografi Indonesia yang terkini.
Pada dimensi pengetahuan, harapan lama sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat 0,05 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 13,10 menjadi 13,15 tahun, sedangkan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,08 tahun, dari 8,69 tahun menjadi 8,77 tahun pada 2023. Sumber data HLS dan RLS menggunakan hasil Susenas Maret.
Adapun dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) meningkat 420 ribu rupiah (3,66 persen) dibandingkan tahun sebelumnya. Sumber data pengeluaran riil per kapita per tahun menggunakan hasil Susenas Maret.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan pada tahun 2023 ini adalah Rp11.899.000," katanya.
Pudji mengungkapkan pertumbuhan pada tahun 2023 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan IPM Tahun 2022 dan rata-rata pertumbuhan per tahun selama 2020 sampai 2022.
"Selama tahun 2020-2023, IPM Indonesia mencatat rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 0,72 persen," katanya.
Lebih lanjut, jika dilihat secara spasial, Pudji mengungkapkan Kalimantan Barat menjadi satu provinsi dengan status pembangunan manusia meningkat dari sedang menjadi tinggi.
Sementara itu provinsi dengan capaian IPM tertinggi adalah DKI Jakarta dengan IPM 2023 sebesar 83,55. Selain DKI, DI Yogyakarta juga menjadi provinsi dengan status pembangunan manusia sangat tinggi dengan IPM lebih dari 80,00. Tercatat total ada 14 provinsi dengan capaian IPM lebih besar dari IPM nasional.
Adapun provinsi dengan capaian IPM terendah adalah provinsi Papua dengan IPM 2023 sebesar 63,01. Capaian ini menempatkan Provinsi Papua bersama tiga provinsi lainnya dengan status IPM sedang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!