Neraca Perdagangan Oktober 2023 Surplus 3,48 Miliar Dollar AS

Rabu, 15 Nov 2023, 13:59 WIB

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia pada Oktober 2023 mengalami surplus 3,48 miliar dollar AS, atau berada dalam kondisi surplus selama 42 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Angka tersebut naik tipis dibandingkan capaian pada September 2023 dengan surplus sebesar 3,42 miliar dollar AS.

Ket. Foto: Tangkapan layar - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam Rilis Berita Statistik di Jakarta, Rabu (15/11/2023). — Sumber: ANTARA/Ade Irma Junida

"Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 42 bulan berturut-turut sejak Mei 2020," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam Rilis Berita Statistik di Jakarta, Rabu (15/11).

Surplus perdagangan Oktober 2023 tercatat naik 0,07 miliar dollar AS dibandingkan capaian pada September 2023 (month to month/ mtm), namun turun 2,12 miliar dollar AS dibandingkan capaian pada periode sama 2022 (year on year/ yoy).

Pudji menjelaskan surplus neraca perdagangan Oktober 2023 ditopang oleh surplus pada komoditas non migas yaitu sebesar 5,31 miliar dollar AS dengan komoditas penyumbang surplus utamanya yakni bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani nabati, serta besi dan baja.

Surplus neraca perdagangan non migas pada Oktober 2023 lebih rendah dibandingkan bulan September 2023 dan Oktober 2022.

"Pada saat yang sama, neraca perdagangan komoditas migas tercatat defisit 1,84 miliar dollar AS dengan komoditas penyumbang defisitnya adalah minyak mentah dan hasil minyak," katanya.

Defisit neraca perdagangan migas Oktober 2023 juga tercatat lebih rendah dari September 2023 dan Oktober 2022.

Adapun secara kumulatif sepanjang Januari-Oktober 2023, total surplus neraca perdagangan mencapai 31,22 miliar dollar AS, lebih rendah dibandingkan capaian pada periode sama tahun lalu yang sebesar 45,44 miliar dollar AS.

Sementara itu, pada Oktober 2023, Indonesia mengalami surplus perdagangan barang dengan beberapa negara di mana tiga terbesar yaitu India dengan 1,5 miliar dollar AS, Amerika Serikat dengan 1,1 miliar dollar AS dan Filipina sebesar 0,9 miliar dollar AS.

"Surplus terbesar dialami dengan India yang didorong komoditas bahan bakar mineral, lemak dan minyak nabati atau hewani serta bijih logam, terak dan abu," katanya.

Indonesia juga mengalami defisit perdagangan dengan beberapa negara, di mana tiga terdalam diantaranya adalah Australia dengan 0,4 miliar dollar AS, Thailand sebesar 0,3 miliar dollar AS dan Brazil sebesar 0,2 miliar dollar AS.

Defisit terdalam yang dialami dengan Australia didorong oleh komoditas bahan bakar mineral, bijih logam, terak dan abu serta gula dan kembang gula.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.