Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini yang Dilakukan BPDB Belitung untuk Tanggulangi Banjir di Pemukiman

📅 Senin, 13 Nov 2023, 21:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan BPDB Belitung untuk Tanggulangi Banjir di Pemukiman Doc: ANTARA/Kasmono-Apriliansyah
Ket. Petugas BPBD Belitung tengah mengoperasional mesin pompa air tanggulangi banjir.

Belitung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengoperasikan satu unit mesin pompa air guna membantu menanggulangi banjir yang merendam pemukiman warga setempat.

"Kami mengoperasikan satu unit mesin pompa air untuk membantu menanggulangi banjir yang merendam pemukiman warga," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung, Agus Supriadi di Tanjung Pandan, Senin.

Menurut dia, satu unit mesin pompa air tersebut digunakan untuk menyedot atau mengeringkan air yang merendam bagian dalam Musala As-Shalihin jalan Anwar Aid, Kelurahan Parit, Tanjung Pandan.

"Kami menyedot air di bagian dalam musholla agar kering sehingga bisa dibersihkan dan digunakan kembali oleh warga," ujarnya.

Dikatakan dia, selain menurunkan pompa air, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Belitung juga menurunkan beberapa unit perahu karet, guna membantu mengevakuasi warga beserta barang berharga lainnya.

Evakuasi diprioritaskan kepada para anak-anak, lansia dan warga yang sakit ke tempat yang lebih aman atau lebih tinggi.

"Alhamdulillah sampai saat ini evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban jiwa dari musibah banjir ini," katanya.

Agus menjelaskan, untuk saat ini, pihaknya belum mendirikan tenda darurat atau pengungsian karena kondisi dinyatakan dalam kategori aman.

Hujan lebat sebelumnya sudah berhenti dan kondisi banjir juga berangsur surut.

"Kami menyatakan aman sehingga warga dapat kembali ke rumahnya masing-masing," ujarnya.

Akan tetapi, kata Agus, masyarakat tetap diminta waspada terhadap ancaman bencana banjir terutama di tengah situasi peralihan musim dari kemarau menuju penghujan seperti sekarang ini.

Masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal salah satunya dengan tidak membuang sampah di drainase atau aliran sungai.

"Karena penumpukan sampah di drainase ataupun aliran sungai bisa memicu terjadinya bencana banjir," katanya.

Sebelumnya hujan dengan intensitas lebat melanda Kota Tanjung Pandan yang menyebabkan sebanyak empat kelurahan di daerah itu terendam banjir yakni Kelurahan Kota, Kelurahan Pangkalalang, Kelurahan Parit, dan Kelurahan Kampung Damai dengan ketinggian air mencapai pinggang dan ada orang dewasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.