Pimpinan Semua Badan PBB Mendesak Gencatan Senjata di Gaza

Senin, 06 Nov 2023, 10:34 WIB

PBB - Pimpinan semua badan utama PBB mengeluarkan pernyataan bersama yang jarang terjadi pada Minggu (5/11) yang mengungkapkan kemarahan atas korban tewas warga sipil di Gaza dan menyerukan "gencatan senjata kemanusiaan segera" dalam perang antara Israel dan Hamas.

"Selama hampir sebulan, dunia menyaksikan situasi yang terjadi di Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina dalam keterkejutan dan kengerian atas meningkatnya jumlah nyawa yang hilang dan terkoyak," kata para pemimpin PBB.

Ket. Foto: Pada pertemuan Dewan Keamanan PBB, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres menyerukan gencatan senjata "segera" di Gaza karena alasan kemanusiaan. — Sumber: Nationalherald/DW

Pimpinan 18 organisasi termasuk UNICEF, Program Pangan Dunia (FAO), dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan jumlah korban jiwa yang mengerikan di kedua belah pihak sejak serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober dari Gaza ke Israel, yang menyebabkan sekitar 1.400 orang tewas, sebagian besar warga sipil, menurut laporan tersebut. otoritas Israel.

Israel membalas dengan serangan udara dan artileri tanpa henti yang telah menewaskan sedikitnya 9.770 orang, sebagian besar warga sipil, kata kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza.

Di Gaza, pernyataan PBB mengatakan, "seluruh penduduk dikepung dan diserang, tidak diberi akses terhadap kebutuhan penting untuk bertahan hidup, dibom di rumah, tempat penampungan, rumah sakit dan tempat ibadah mereka. Ini tidak dapat diterima."

Mereka meminta Hamas untuk membebaskan lebih dari 240 sandera yang mereka sandera dalam serangan tersebut, dan mendesak kedua belah pihak untuk menghormati kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional ketika perang berkecamuk.

Para pemimpin PBB mengatakan lebih banyak makanan, air, obat-obatan, dan bahan bakar harus diizinkan masuk ke Gaza untuk membantu penduduk yang terkepung ketika Israel menyerang dengan tujuan menghancurkan Hamas.

"Kita memerlukan gencatan senjata kemanusiaan segera. Sudah 30 hari berlalu. Cukup sudah. ??Ini harus dihentikan sekarang," kata pernyataan itu.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.