• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Robert Pattinson Jadi Pemb...

Robert Pattinson Jadi Pemburu Predator Anak, Film Barunya Bikin Geger Festival Venesia

Sabtu, 05 Sep 2026, 13:53 WIB

Venesia – Bintang Inggris Robert Pattinson berupaya melanjutkan kesuksesan box office-nya sepanjang 2026 dengan memerankan pembawa acara televisi yang menyeramkan dan memburu pelaku pelecehan seksual terhadap anak dalam film "Primetime", yang ditayangkan perdana di Festival Film Venesia pada Sabtu (5/9).

Sebelum tampil dalam film ketiga waralaba "Dune" pada Desember mendatang, Pattinson hadir di layar lebar melalui thriller kelam tersebut. Film ini menjadi produksi pertama yang mencantumkan Pattinson sebagai produser sekaligus film fitur perdana bagi sutradara berusia 30 tahun, Lance Oppenheim.

Ket. Foto: Robert Pattinson merupakan salah satu bintang Hollywood yang paling laris dan paling mampu menarik keuntungan besar di box office. — Sumber: AFP

"Primetime" mengangkat kisah kontroversial program reality show NBC "To Catch a Predator", yang menampilkan pembawa acara Chris Hansen memancing para pelaku pelecehan seksual terhadap anak untuk datang ke pertemuan palsu dengan anak-anak pada 2004 hingga 2007, sebelum kemudian mengungkap identitas mereka di depan kamera televisi.

Pattinson, yang dikenal lewat "Twilight" dan "The Batman", telah mendapat pujian dari Hansen atas kemampuannya menirukan sang pembawa acara. Namun, Hansen juga mengisyaratkan kemungkinan mengambil langkah hukum terhadap film tersebut yang akan tayang di bioskop akhir bulan ini.

"Jelas dia sudah berlatih menirukan saya. Meskipun menurut saya film itu terlalu dramatis, saya rasa tiruannya cukup bagus dalam trailer," kata Hansen kepada program televisi AS Entertainment Tonight pada akhir bulan lalu.

"Istri dan keluarga saya tampaknya berpikir itu tiruan yang cukup bagus," ujarnya.

The Hollywood Reporter menggambarkan "Primetime" sebagai film yang membawa penonton menyelami secara mendalam dan surealis sisi kelam era pertengahan 2000-an. Transformasi Pattinson menjadi karakter tersebut disebut terasa "mengerikan".

Aktor berusia 40 tahun itu kini menjadi salah satu bintang paling laris di industri perfilman. Film-filmnya pada 2026 antara lain "The Drama" bersama Zendaya serta film box office besar "The Odyssey", di mana ia memerankan tokoh antagonis Antinous.

Sebagai salah satu produser, Pattinson turut berinvestasi dalam produksi "Primetime" melalui perusahaan miliknya, Icki Eneo Arlo. Ia juga berpotensi memperoleh keuntungan langsung dari penjualan tiket bioskop maupun hak streaming.

Oasis turut meramaikan Venesia

Film yang diproduksi bersama studio independen AS A24 itu menjadi salah satu karya yang paling dinantikan dalam kompetisi utama Festival Film Venesia tahun ini.

Festival film Italia tersebut kali ini relatif minim kehadiran studio Hollywood dan perusahaan layanan streaming Amerika, berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu yang dihadiri banyak perwakilan industri tersebut.

Salah satu film yang sejauh ini menjadi favorit kritikus adalah "Wild Horse Nine", komedi kelam karya sutradara Inggris-Irlandia Martin McDonagh. Film tersebut menampilkan John Malkovich sebagai agen CIA sinis yang beristirahat di Chile menjelang kudeta militer yang didukung badan intelijen AS.

Festival juga menghadirkan sejumlah film dokumenter menarik, termasuk film tentang miliarder Tesla Elon Musk karya pemenang Oscar Alex Gibney serta dokumenter mengenai tur reuni band rock Inggris Oasis pada tahun lalu yang diperkirakan akan memanjakan para penggemarnya pada Sabtu.

Dua bersaudara yang terkenal kerap berselisih, Noel dan Liam Gallagher, diperkirakan menghadiri pemutaran perdana film tersebut pada Sabtu malam.

Sementara itu, pemutaran perdana "NAZA", film karya dua sutradara Israel yang mengangkat isu pembunuhan warga sipil di Gaza oleh pasukan Israel, diperkirakan menjadi salah satu momen paling emosional pada bagian akhir Festival Film Venesia yang berlangsung pada 2–12 September.

Sutradara Yuval Abraham dan Rachel Szor sebelumnya meraih Oscar melalui film "No Other Land" pada 2024, yang mendokumentasikan pengusiran sebuah komunitas Palestina oleh Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.