iPhone Duo vs Xiaomi 18 Fold vs Galaxy Z Fold 8 : Siapa yang Unggul? Ini Perbandingannya
Minggu, 13 Sep 2026, 12:50 WIBPersaingan ponsel layar lipat memasuki babak baru. Xiaomi 18 Fold, Samsung Galaxy Z Fold8, dan Apple iPhone Duo kini menjadi tiga perangkat yang menawarkan desain foldable berukuran besar dengan format yang semakin menyerupai perangkat kompak berbentuk paspor.
Xiaomi lebih dulu memperkenalkan 18 Fold pada September 2026. Perangkat tersebut hadir dengan desain foldable yang lebih lebar dan membawa baterai berkapasitas besar serta kamera utama 200 megapiksel.
Sementara itu, Samsung Galaxy Z Fold8 membawa desain baru yang lebih tipis dan ringan. Samsung mencatat perangkat tersebut memiliki bobot 201 gram, layar cover 5,5 inci dan layar utama 7,6 inci. Galaxy Z Fold8 ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan baterai 4.800 mAh.
Apple kemudian ikut masuk ke arena tersebut dengan iPhone Duo, yang menjadi iPhone lipat pertama perusahaan. Apple membekali perangkat ini layar OLED lipat 7,6 inci dan layar luar 5,4 inci, dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Bobotnya mencapai 254 gram dan tersedia dalam kapasitas penyimpanan hingga 2TB.
Adu desain dan layar
Ketiganya menggunakan pendekatan yang berbeda dari foldable generasi awal. Layar utama berukuran sekitar 7,6 inci membuat perangkat dapat digunakan seperti tablet mini ketika dibuka, tetapi tetap dapat dilipat untuk dibawa dalam bentuk lebih ringkas.
Galaxy Z Fold8 memiliki keunggulan pada bobot yang hanya 201 gram. Xiaomi 18 Fold mengusung format yang lebih lebar, sedangkan iPhone Duo membawa ciri khas Apple melalui material titanium dan integrasi perangkat lunak iOS 27.
Kamera: Xiaomi mengejar angka besar
Dari sisi kamera, Xiaomi 18 Fold tampil paling agresif dengan kamera utama 200MP serta kamera telefoto dan ultrawide. Pendekatan tersebut membuat Xiaomi menempatkan kemampuan fotografi sebagai salah satu daya tarik utama perangkat.
Galaxy Z Fold8 menggunakan kamera utama 50MP, sedangkan iPhone Duo mengandalkan sistem kamera ganda 48MP.
Artinya, Xiaomi lebih menonjolkan spesifikasi sensor, sementara Samsung dan Apple mengandalkan pendekatan pemrosesan gambar serta integrasi perangkat lunak masing-masing.
Performa dan ekosistem
Xiaomi 18 Fold menjadi salah satu perangkat pertama yang menggunakan chip XRING O3 buatan Xiaomi. Samsung mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy.
Apple mengambil jalur berbeda dengan A20 Pro dan iOS 27 yang dirancang khusus agar sistem operasi dapat beradaptasi dengan dua layar iPhone Duo. Apple menyebut antarmuka iOS 27 pada perangkat tersebut dapat menyesuaikan tampilan secara dinamis ketika pengguna berpindah antara layar luar dan layar utama.
Baterai dan mobilitas
Xiaomi menjadi salah satu yang paling agresif dalam kapasitas baterai, sementara Galaxy Z Fold8 membawa baterai 4.800 mAh dalam bodi yang lebih ringan.
Di sisi lain, iPhone Duo memiliki bobot paling berat di antara ketiganya, yakni 254 gram. Apple mengimbanginya dengan desain titanium, dukungan MagSafe hingga 25W dan pengisian nirkabel Qi2 hingga 25W.
Jadi, siapa yang unggul?
Jika ukuran baterai dan spesifikasi kamera menjadi pertimbangan utama, Xiaomi 18 Fold terlihat paling agresif.
Untuk pengguna yang mencari perangkat foldable yang lebih ringan sekaligus sudah memiliki ekosistem produktivitas matang, Galaxy Z Fold8 menjadi pesaing kuat.
Sementara iPhone Duo menawarkan pendekatan Apple: integrasi erat antara hardware dan iOS, material premium, penyimpanan hingga 2TB, serta ekosistem Apple yang sudah luas.
Persaingan ketiganya menunjukkan bahwa ponsel lipat tidak lagi sekadar perangkat eksperimental. Format foldable mulai menjadi arena utama persaingan flagship, dengan Xiaomi mengandalkan spesifikasi agresif, Samsung mengejar kematangan desain dan produktivitas, sementara Apple mengandalkan ekosistem dan pengalaman pengguna.
Xiaomi 18 Fold vs Galaxy Z Fold8 vs iPhone Duo akhirnya bukan sekadar pertarungan spesifikasi, tetapi juga pertarungan tiga pendekatan berbeda terhadap masa depan ponsel lipat.
- Gadget 2026
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Festival Jazz Ubud Kembali Digelar, Wadah bagi Negara-negara Perkenalkan Musisi Muda
-
Antisipasi Kemarau, Gunungkidul Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan hingga Agustus
-
Swiatek Hadapi Ujian Berat Parry
-
Trump Unggah Foto Bersama Kim Jong Un, Mengklaim Ia dan Kim "Bergaul dengan Baik"
-
Pemprov Papua Tengah Minta Pemkab Gencar Sosialisasi Efisiensi Dana Desa 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.