Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tala Kalsel Salurkan Beras ke 13.933 Kepala Keluarga

📅 Senin, 06 Nov 2023, 16:34 WIB | Oleh:
Pemkab Tala Kalsel Salurkan Beras ke 13.933 Kepala Keluarga Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Tanah Laut
Ket. Penjabat Bupati Tanah Laut H Syamsir Rahman didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Setda Kalsel) Sulkan melepas armada pengangkut Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah 2023 tahap dua di Halaman Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Senin(6/11).

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan pangan cadangan beras tahap dua kepada 13.933 keluarga penerima manfaat (KPM).

"Bantuan pangan berupa beras ini dibagikan pada 11 kecamatan di Tanah Laut oleh setiap camat dan lurah atau kepala desa masing-masing," ujar Penjabat Bupati Ranah Laut Syamsir Rahman di Pelaihari, Senin.

Syamsir mengatakan penyaluran bantuan cadangan beras tersebut sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat penerima manfaat.

"Tanpa ada iming-iming atau balas budi apapun, murni karena kepedulian pemerintah," kata Syamsir.

Syamsir menekankan pemberian bantuan beras sebanyak 10 kilogram per kepala keluarga tersebut tepat sasaran kepada warga yang berhak.

"Adanya pembagian beras ini diharapkan bisa mencegah terjadinya inflasi dan dapat mengurangi angka stunting di Tanah Laut," ungkap Syamsir.

Syamsir juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 10 kepala keluarga penerima manfaat tersebar pada lima kelurahan Kecamatan Pelaihari.

Bantuan beras tersebut merupakan bantuan pangan cadangan beras dari pemerintah pusat yang dikelola Bulog.

Bukan itu saja, Penjabat (Pj) Bupati Tanah Laut (Tala) juga sempat mengatakan segala bentuk pembangunan di kabupaten ini harus memberikan dampak nyata dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Hal ini merespon adanya berbagai pandangan dan kritikan dari masyarakat umum atas pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala)," ujar H Syamsir Rahman.

Menurutnya, penilaian datang dari masyarakat sangat membantu mengawal dan mengawasi setiap pembangunan yang ada.

"Kritikan masyarakat itu bagus. Makanya, kita harus memperhatikan dampak atas pembangunan yang dilakukan. Jangan sekedar menjalankan program saja," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.