Kena Sensor, Akun Lisa Blackpink di Weibo Tiongkok Hilang
Minggu, 05 Nov 2023, 12:15 WIBSHANGHAI - Anggota girl grup K-Pop Blackpink, Lisa, dilarang dari platform media sosial Tiongkok, Weibo. Memicu spekulasi di antara penggemarnya pada Jumat (3 /11) bahwa sensor tersebut terkait dengan penampilannya di Paris.
Lisa, yang bernama lengkap Lalisa Manobal, menghilang dari Weibo minggu ini. Halaman pribadinya digantikan dengan pesan yang mengatakan akunnya "tidak dapat dilihat karena dilaporkan, melanggar undang-undang (dan) peraturan".
Selebritas lain yang juga dilarang adalah aktris Hong Kong Angelababy, yang bernama asli Angela Yeung, karena "pelanggaran undang-undang dan peraturan terkait", demikian isi pesan di akun resminya di Weibo.
Platform tersebut tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai larangan tersebut.Agensi manajemen Lisa, YG Entertainment, mengatakan kepada AFP, mereka tidak memiliki pernyataan resmi.
Namun pengguna Weibo dan situs hiburan Tiongkok berspekulasi, keduanya telah disensor setelah adanya laporan pada akhir September bahwa Angelababy menghadiri pertunjukan olok-olok Lisa di kabaret Paris, Crazy Horse.
Lisa "membakar panggung Crazy Horse Paris pada 28, 29, dan 30 September 2023 dengan lima penampilan eksklusif yang meninggalkan kesan yang tak terhapuskan baik bagi penonton maupun penggemarnya di seluruh dunia", kata situs web venue tersebut.
Lisa memposting foto dirinya dalam busana cabaret di Instagram resminya pada Oktober, sambil menyindir, "Pengalaman yang luar biasa di (Crazy Horse)... Hubungi saya kapan pun Kamu butuh seseorang untuk mengisi tempat."
Sensor di Tiongkok dengan cepat memblokir konten yang dianggap sensitif secara politik atau bertentangan dengan nilai-nilai konservatif sosial Partai Komunis yang berkuasa.
Pemblokiran terhadap kedua bintang tersebut terjadi setelah Presiden Xi Jinping meminta kaum perempuan untuk membantu "mempromosikan kebajikan tradisional Tiongkok dan nilai-nilai kekeluargaan yang sehat".
Pengguna Weibo mengeluhkan penyensoran yang berlebihan, dan membagikan tangkapan layar laporan media pemerintah pada 2012, tahun ketika Xi berkuasa, dan memuji kabaret Crazy Horse karena menyoroti perancang busana Paris.
"Tidak ada yang perlu dikatakan sama sekali tentang ini, jika masalah ini muncul di tahun 2000-an, siapa yang peduli, apalagi memblokir Anda?"tulis salah satu pengguna Weibo.
"Sekarang tingkat toleransi sosial di negara kita lebih rendah," keluh mereka.
Namun ada pula yang mendukung pemblokiran tersebut, dan mengecam penampilan Lisa yang dianggap tidak pantas karena pakaiannya yang terbuka.
"Ada perbedaan budaya antara Tiongkok dan negara lain," tulis pengguna Weibo lainnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Harga Minyak Pekan Depan Diperkirakan Tembus USD112 per Barel
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
-
Tampil Menawan, BLACKPINK dalam Formasi Lengkap Hadir di Met Gala 2026
-
Lisa Blackpink Jadi Artis K-pop Pertama yang Gelar Pertunjukan Tetap di Las Vegas
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.