Ajang Kreativitas untuk Mendukung Ekosistem Industri Kopi Segera Hadir
Selasa, 31 Okt 2023, 20:41 WIBJAKARTA - Ajang Jakarta International Coffee Conference (JICC) akan hadir di Gedung Sarinah, Jakarta, pada 17 - 19 November 2023. Pada acara tersebut akan digelar serangkaianeventyang melibatkan para pembicara dan pelaku industri kopi kelas dunia.
JICC terselenggara berkat kerja sama Indonesia Gastronomi Network dan komunitas Jakarta Coffee Experience, dengan berbagai pihak seperti Jaya Raya, Enjoy Jakarta, Sukses Jakarta Untuk Indonesia, Jakarta Creative, TEAMUP Creative Ecosystem dan mendapatkan dukungan penuh dari Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI).
"Didorong keinginan untuk menjaga stabilitas perkembangan hulu dan hilir industri kopi dan memperkenalkan ekosistem industri kopi Indonesia kepada dunia dengan menciptakan ekosistem kolaborasipentahelixberskala global," kata Ketua Komite JICC, Andanu Prasetyo melalui keterangan tertulis Selasa (31/10).
Melalui JICC, penyelenggara ingin memperkenalkan ekosistem industri kopi Indonesia yang siap berkompetisi pada tingkat global, serta memfasilitasi kolaborasi tingkat internasional antara pelaku industri kopi Indonesia dengan dunia. Kolaborasi tersebut harapkan bisa menjaga hulu dan hilir industri kopi ke depan agar stabil dan menjadi industri yang berkelanjutan.
Andanu menerangkan, JICC juga akan menjawab kebutuhan parastakeholdermulai dari produksi, investasi, hingga pemasaran, melalui kolaborasipentahelixbaik lokal maupun internasional. Selain mengundang para pembicara yang kompeten di bidang ini, JICC juga dikemas dengan berbagai konten pendukung yang menarik sehingga dapat menjangkau audiens lebih luas.
Ketua Penyelenggara JICC Ahmad Romero Comacho menjelaskan, terdapat empat nilai inti yang mendasari terselenggaranya JICC. Yakni komunitas yang saling mendukung secara positif, kolaborasi yang menghasilkan gerakan bersama dan berdampak, pengalaman yang tercipta dari aktivitas kolaborasi dan komunitas, serta kegiatan Business to Business (B2B).
"JICC ingin menjadi ekosistem untuk bisa meningkatkan industri kopi Indonesia dengan segala tantangan yang sedang dialami seluruh pelaku industri kopi di dunia dimana melalui diplomasi kopi dan konferensi ini bisa menjadi solusi untuk para pelaku mulai dari petani kopi, barista, hingga pemilik usaha agar lebih berkembang dan diharapkan bisa terjadi kolaborasi bersama meningkatkan industri kopi Indonesia dan dunia"
Untuk diketahui, saat ini Indonesia adalah produsen kopi terbesar keempat di dunia, setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Tanah air menghasilkan 660.000 metrik ton kopi pada musim tanam 2020/2021, dengan total nilai ekspor 1,1 miliar dollar AS.
Sedangkan dilihat dari tingkat konsumsi, pada 2020, konsumsi kopi per kapita di Indonesia adalah sekitar 1,3 kg per tahun. Budaya minum kopi itu sendiri tak hanya merupakan entitas bangsa, namun kini juga telah berkembang menjadi bagian dari seni gastronomi serta gaya hidup masyarakat luas.
Ahmad menuturkan, rangkaianeventyang akan berlangsung selama JICC selain berupa eksebisi, konferensi, dan kompetisi, juga mendorong sisi pemasaran sekaligus merangkul industri seni dan hiburan. Beberapa acara menarik yang akan digelar di antaranya Conference & Educations, Diplomasi Kopi, Coffee Business Matching, Coffee and Art Exhibition, dan ICC League.
Conference & Educations adalah konferensi dan edukasi mengenai industri kopi dari hulu ke hilir, dari mulai penanaman kopi di lahan yang tepat hingga kopi bisa dinikmati. Disini para pengunjung juga bisa mendapatkan pengalaman membuat kopi yang sesuai dengan selera diri sendiri.
Diplomasi Kopi merupakan program yang bertujuan meningkatkan sinergi diplomasi kopi berkelanjutan dan berdaya saing untuk peningkatan ekspor kopi di pasar global, melalui kerja sama strategis mitra bisnis antara negara sahabat berikut denganstakeholdermereka.
Coffee Business Matching adalahforum bisnis yang mempertemukan antara produsen dan konsumen untuk melakukan negosiasi bisnis yang saling menguntungkan demi kemajuan industri kopi.
Kesempatan yang baik untuk semua pihak mendapatkan wawasan mengenai industri kopi dan memperkenalkan industri secara lintas negara kepada mitra yang potensial dan membawa ke tingkat yang lebih tinggi.
Coffee and Art Exhibitionialah sebuahshowcasedan diorama yang memperkenalkan kopi yang kental akan industri kreatif, tersemat pula sajian edukatif mengenai industri kopi itu sendiri, melalui kolaborasi antara JICC bersama Klasik Beans, Historia, dan Seniman Urban.
ICC League adalah kejuaraan barista liga kopi yang diselenggarakan hasil kolaborasi Poros Kopi dan JICC sebagai tuan rumah. Sebanyak 14 tim akan bertanding mengumpulkan poin terbesar untuk lolos ke tahapan selanjutnya. Digelar melalui beberapa tahapan yaitu 16 besar, Perempat Final, Semi Final, dan Final untuk memperebutkan tempat di kompetisi nasional dan tingkat internasional. Program ini merupakan bagian dari ICC League 2023 - 2024 dari AKSI - SCAI.
"Para penikmat kopi, pelaku industri kopi serta industri kreatif pendukung seperti seni dan hiburan yang ingin menjadi bagian dari perhelatan internasional ini dapat bergabung dengan cara melakukan registrasi tenant melalui websitehttps://jiccindonesia.com/. Tiket pengunjung juga bisa didapatkan tanpa biaya melalui tautan yang sama," kata Ahmad.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Meksiko Upayakan Dialog dengan AS Demi Selamatkan Krisis Energi Kuba
-
Mensos: Pencairan BLTS Tak Ada Pungutan Biaya Apapun
-
Global Sources Indonesia 2025 Resmi Dimulai, Sumber Inspirasi dan Peluang Bisnis Baru di JICC Senayan
-
Pemprov Jateng Jemput Warganya di Taman Mini untuk Mudik
-
Polisi Jamin Keamanan Sejumlah Gereja dalam Perayaan Natal di Jakarta Utara
-
Bensin Reguler di Kamboja Tembus 5.450 Riel, Sektor Transportasi Mulai Tercekik
-
Bapanas Pastikan Harga Beras SPHP dan Minyakita di Nabire sesuai HET
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.