Pemprov Jateng Jemput Warganya di Taman Mini untuk Mudik
Senin, 16 Mar 2026, 12:42 WIBJAKARTA â Warga Jawa Tengah yang bekerja di Jabodetabek dijemput Pemprov Jateng di Taman Mini hari ini untuk diajak mudik. Pemprov Jateng memberangkatkan 16 ribu lebih pemudik yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya dalam program mudik Lebaran gratis 2026 di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin.
"Hari ini kami bersama seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah serta berbagai stakeholder melepas pemudik. Ada sekitar 325 bus yang kita siapkan untuk mengangkut hampir 16.870 warga yang akan mudik ke Jawa Tengah," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai melepas pemudik di TMII.
Dia mengatakan program mudik gratis merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat Jawa Tengah yang bekerja di perantauan, salah satunya Jakarta dan sekitarnya.
Selain itu, program ini bertujuan membantu masyarakat perantauan, khususnya pekerja sektor informal, agar dapat pulang kampung merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Menurutnya, jumlah armada pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 270 bus. "Peningkatan ini dilakukan karena minat masyarakat terhadap program mudik gratis terus bertambah," ujar Luthfi.
Selain bus, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan transportasi lain untuk membantu pemudik. "Besok juga sudah kami siapkan tujuh gerbong kereta api gratis untuk masyarakat yang akan pulang kampung," ucapnya.
Program mudik gratis ini menyasar berbagai kalangan pekerja informal yang merantau di Jakarta dan sekitarnya. Di antaranya, pengemudi ojek online, pedagang bakso, pekerja warteg, pembantu rumah tangga, kuli bangunan hingga mahasiswa.
Menurut Luthfi, pemerintah ingin meringankan beban ekonomi para perantau agar tetap dapat merayakan Lebaran bersama keluarga. "Mereka ini adalah pekerja informal yang berjuang di perantauan. Negara harus hadir di tengah masyarakat untuk membantu mereka pulang kampung," katanya.
Pemprov Jawa Tengah bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah turut terlibat dalam program ini. Pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menyambut para pemudik yang kembali ke kampung halaman. Selain itu, proses pendaftaran mudik gratis dilakukan secara daring melalui aplikasi yang telah disediakan pemerintah daerah.
"Pendaftaran sudah dilakukan secara online melalui aplikasi. Semua sudah diatur melalui sistem yang jelas," ucap Luthfi. Dia berharap, program mudik gratis ini dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat tradisi mudik sebagai momen silaturahmi keluarga saat Lebaran.
"Selain bersilaturahmi, ada juga perputaran orang, barang dan uang di daerah yang tentu akan menggerakkan ekonomi masyarakat," ujarnya. Turut hadir dalam pelepasan peserta mudik Lebaran gratis seluruh Bupati dan Walikota Provinsi Jawa Tengah, perwakilan dari DPR Provinsi Jawa Tengah, dan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Jasamarga: 40.523 Kendaraan Tinggalkan Jakarta via MBZ pada H-6 Idul Fitri
-
Arus Mudik Melintas di Tol Tangerang-Merak Capai 1,32 Juta Kendaraan
-
Jumlah penumpang di Stasiun Malang saat libur Idul Adha
-
Rekayasa Contraflow untuk Mengatasi Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek
-
Pemudik Diimbau Manfaatkan Posko Mudik Bekasi untuk Istirahat
-
Juni Ini Pembangunan Sekolah Rakyat Tahan Dua Harus Rampung
-
Horor Antrean Gilimanuk Memalukan. Mana Persiapan Arus Mudik? Kata Menhub Arus Mudik Berjalan Baik. Sekarang Saja Antrean Masih 9 KM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.