Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jadi Duta Peduli Kanker, Shahnaz Haque Soroti Pentingnya Dukungan Keluarga

📅 Minggu, 29 Okt 2023, 13:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jadi Duta Peduli Kanker, Shahnaz Haque Soroti Pentingnya Dukungan Keluarga Doc: instagram/@shahnaz.haque
Ket. Shahnaz Haque, duta kanker ovarium Indonesia.

JAKARTA - Selebritas dan Duta Peduli Kanker Ovarium Shahnaz Haque menyoroti pentingnya dukungan dari keluarga dan komunitas sebaya untuk memberi semangat dan memotivasi penderita kanker, khususnya kanker payudara.

"Karena kalau misalnya ada satu orang yang terdiagnosis kanker, yang terdampak bukan hanya dia saja, tapi juga satu keluarga," kata Shahnaz usai agenda Breast Cancer Awareness Month 2023 Kalbe Farma di Jakarta, Sabtu (28/10).

Dukungan bagi pejuang kanker payudara amat diperlukan karena mereka dapat kehilangan kepercayaan diri setelah "identitas" kewanitaannya terpaksa diangkat untuk mencegah kanker meluas, katanya.

Terlebih, diagnosis kanker tidak hanya persoalan kondisi fisik pengidapnya, tapi juga pasti berdampak pada aspek finansial, hubungan antarpribadi, komunikasi, dan kesehatan mental bagi pejuang kanker dan keluarganya.

"Kanker itu perjalanan panjang, bukan perjalanan sebulan atau bulan dua saja," ujar Shahnaz yang pada 1998 sempat didiagnosis kanker ovarium itu.

Selain dukungan keluarga, ia juga menyoroti pentingnya peran sebaya pejuang dan penyintas kanker serta komunitas kanker untuk memberi bantuan dan menyemangati pejuang kanker yang tentunya butuh nasihat dan motivasi.

Salah satu peran komunitas dan penyintas kanker adalah untuk memotivasi penderita kanker supaya terus punya semangat dan menasihati pendampingnya(caregiver)untuk melakukan tugasnya dengan baik.

"Apalagi, biasanya pejuang kanker lebih percaya dengan sesama penyintas kanker daripada dengan dokter karena mereka sudah melewati jalan tersebut, sehingga pasti lebih dipercaya dibandingkan mereka yang hanya mengobati," kata Shahnaz.

Komunitas juga dapat melengkapi peran pendampingyang berasal dari keluarga atau teman baik penderita saat mereka kelelahan karena peran yang mereka lakoni dapat menguras emosi, ucapnya.

Data Globocan tahun 2020 menunjukkan jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 65.858 kasus atau 16,6 persen dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia, dan jumlah kematian akibat kanker tersebut pada 2020 mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus.

Sementara itu, untuk meningkatkan kesadaran terhadap kanker payudara, masyarakat dunia memperingati bulan Oktober sebagai Bulan Peduli Kanker Payudara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

24 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.