Serangan Tim U-17 Belum Matang

Rabu, 25 Okt 2023, 07:04 WIB

JAKARTA - Kapten Tim U-17, Muhammad Iqbal Gwijangge, menegaskan bahwa timnya masih harus mematangkan sisi serangan, agar dapat tampil lebih baik di Piala Dunia U-17. Dia mengakui serangan U-17 belum matang.

"Kita masih harus matangkan lagi attacking, final third dari tengah ke depan. Attacking position juga harus ditingkatkan lagi saat berlatih di Indonesia. Pematangan ini supaya lebih efektif dan efisien dalam bermain, waktu menghadapi Ekuador, Panama, dan Maroko," tutur Iqbal.

Ket. Foto: Tim U-17 tiba di Indonesia I Kapten Tim U-17 Muhammad Iqbal Gwijangge (Kiri), saat melakukan TC di Jerman. Tim U-17 tiba di Indonesia Selasa (24/10) kemarin. — Sumber: Foto : PSSI

Tim U-17 tiba di Indonesia Selasa (24/10) kemarin. Mereka melanjutkan pemusatan latihan di Jakarta sampai awal November. Setelah itu, baru berangkat ke Surabaya.
Dalam Piala Dunia U-17, Indonesia menghuni Grup A bersama Ekuador, Maroko, dan Panama. Pertandingan pertama Indonesia Jumat 10 November menghadapi Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Selama pemusatan latihan di Jerman, Indonesia menjalani berbagai program latihan yang dipimpin pelatih Bima Sakti bersama Indra Sjafri dan Frank Wormuth. Dua pemain diaspora, Welber Halim Jardim dan Amar Rayhan Brkic juga sudah mulai bergabung dengan skuad.

Selain itu, mereka juga melakoni sejumlah laga uji coba kontra tim lokal. Total ada tujuh pertandingan dijalani dengan hasil dua kali menang, satu kali imbang, dan empat kali kalah.

Meski secara hasil belum maksimal, Bima Sakti tetap bersyukur para pemainnya mendapat kesempatan melawan tim dengan kualitas lebih baik. Dia mengatakan masih banyak yang perlu dievaluasi sebelum tampil di Piala Dunia U-17 2023.

"Kami bersyukur bisa melawan tim-tim yang kualitasnya sangat baik sehingga terbiasa dengan pemain-pemain yang posturnya lebih besar dan secara kualitas lebih baik," ujar Bima Sakti. Dia akan memperbaiki segala kekurangan dalam latihan di tanah air.

Dari rekap hasil uji coba di Jerman, Garuda Muda mengawali dengan kekalahan dari TSV Meerbusch U-17 dengan skor 0-1. Mereka kemudian meraih dua kemenangan beruntun dengan menaklukan SC Paderborn Youth U-17 (1-0) dan VFL Osnabruerck U-19 (2-1).

Setelah itu, tim asuhan Bima Sakti mencatatkan tiga kekalahan dari Eintracht Frankfurt U-19 (0-3), Mainz U-19 (0-3), FC Koln U-17 (2-3). Kemudian, satu hasil imbang kontra SV Meppen (1-1). ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.