Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Kesehatan DKI Jakarta Cegah Penularan Cacar Monyet

📅 Senin, 16 Okt 2023, 22:04 WIB | Oleh:
Dinas Kesehatan DKI Jakarta Cegah Penularan Cacar Monyet Doc: ANTARA/Moch Mardiansyah Al Afghani
Ket. Tangkapan layar anggota tim kerja Direktorat Surveilans dan Kekarantinaan Kemenkes Chita Septiawati dalam siniar Sosialisasi Kewaspadan Monkeyfox di Jakarta, Senin (16/10/2023).

JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencegah dan mendeteksi secara dini penularan cacar monyet (monkeypox)di Ibu Kota.

"Jadi kepentingan kita bersama agar kita selalu dapat melakukan penemuan kasus, deteksi dini dan kewaspadaan yang terus-menerus," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam siniar "Sosialisasi Kewaspadaan Monkeypox" di Jakarta, Senin.

Dwi mengingatkan pentingnya untuk menjaga kapasitas tenaga kesehatan (nakes), khususnya yang ada di DKI Jakarta, dalam rangka menemukan kasus penyakit Kejadian Luar Biasa (KLB) baru, utamanya cacar monyet.

"Para dokter yang pertama kali menemukan pasien tentunya harus memiliki pengetahuan agar senantiasa waspada dengan penyakit yang masih banyak ditemukan dan juga mengantisipasi penyakit baru," kata dia.

Selain itu, menurut dia a, perlu ada sosialisasi mengenai cara berkoordinasi dan berkomunikasi antarnakes agar kasus yang merupakan potensi, bisa ditindaklanjuti dengan benar dan cepat demi memutus rantai penularan di masyarakat.

Dari sisi fasilitas, dia juga mengingatkan untuk menyiapkan dukungan logistik dan menjaga kapasitas laboratorium.

"Mulai dari kemampuan pengambilan spesimen yang benar sampai dengan distribusi spesimen atau sampel ke laboratorium terpilih. Kemudian juga perlu menjaga laboratorium pemeriksa agar bisa melakukan pemeriksaan dengan cepat dan akurat," ujarnya.

Ia mengharapkan para nakes, baik yang berada di rumah sakit, laboratorium maupun lapangan untuk saling berkoordinasi dalam rangka mewaspadai penularan cacar monyet.

"Kami harapkan kita semua bisa saling memperkuat koordinasi dan sama-sama menjaga Jakarta agar selalu dalam kondisi yang baik," kata Dwi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktorat Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi satu warga Indonesia terpapar cacar monyet.

Anggota Tim Kerja Direktorat Surveilans dan Kekarantinaan Kemenkes Chita Septiawati mengatakan temuan kasus cacar monyet itu dilaporkan pada 14 Oktober 2023.

Pasien tersebut terkonfirmasi setelah melalui serangkaian tes dan disebut merupakan warga DKI Jakarta.

Dengan temuan kasus baru tersebut, maka saat ini terdapat dua kasus cacar monyet di Indonesia setelah pertama kali ditemukan pada 20 Agustus 2022.Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

46 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.