Alimkhanuly Hentikan Gualtieri
📅 Senin, 16 Okt 2023, 06:57 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Foto: Twitter @qazaqstyle
WASHINGTON - Petinju kidal Kazakhstan Janibek Alimkhanuly menghentikan perlawanan petinju Jerman, Vincenzo Gualtieri, di ronde keenam, Minggu (15/10) untuk menyatukan dua gelar tinju dunia kelas menengah. Alimkhanuly mempertahankan gelar WBO dan mengambil alih mahkota IBF dari Gualtieri.
Hal itu terjadi ketika ketika wasit David Fields menghentikan pertarungan yang berlangsung di Houston, Amerika Serikat setelah duel berlangsung satu menit dan 25 detik di ronde keenam. "Dia menunggu karena mengira saya akan lelah. Tapi saya tidak merasa lelah," ujar Alimkhanuly.
Alimkhanuly meningkatkan rekornya menjadi 15-0. Ini kemenangannya yang ke-10. Sedangkan Gualtieri, yang bertarung di luar Jerman untuk pertama kalinya, turun menjadi 21-1 dengan satu kali seri. Alimkhanuly mempertahankan gelar WBO-nya untuk ketiga kalinya dan merebut gelar IBF yang dipertahankan Gualtieri untuk pertama kalinya setelah merebutnya dari Esquiva Falcao asal Brasil bulan Juli lalu.
"Kami ingin menambah dua sabuk lagi untuk koleksi," ujar Alimkhanuly. Dia siap mempertaruhkan peluangnya untuk mendapatkan gelar juara sejati. Juara dunia lainnya di kelas menengah 80 kg adalah petinju Amerika Serikat, Jermall Charlo dari WBC dan Erislandy Lara dari WBA. Kedua petinju berusia 30 tahun ini saling menjajal di ronde-ronde awal. Namun, akhirnya Alimkhanuly mulai menekan lewat jab dan pukulan kuatnya mampu mengenai Gualtieri.
Alimkhanuly melakukan pukulan uppercut kiri yang menakjubkan ke dagu di ronde kelima. "Ini gaya bertarung saya. Ini gaya Kazakhstan. Ini yang akan terus saya lakukan," ujar Alimkhanuly. Gualtieri terhuyung-huyung dengan pukulan kiri lainnya di awal ronde keenam. Kemudian, diikuti dengan serangkaian pukulan keras yang membuat Fields menghentikan pertarungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya pikir masih terlalu dini untuk mengakhiri pertarungan. Tapi yang pasti dia lebih baik kali ini," ujar Gualtieri. Alimkhanuly adalah juara dunia amatir tahun 2013. Dia juga peraih medali emas Asian Games 2014, dan atlet Olimpiade 2016. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!