Keren, BRIN Inisiasi Pengembangan Vaksin DBD di Indonesia
Minggu, 15 Okt 2023, 17:58 WIBJakarta - Keren, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berencana menginisiasi pengembangan vaksin demam berdarah dengue (DBD) buatan Indonesia.
Peneliti Pengembangan Vaksin di Pusat Riset Vaksin dan Obat Organisasi Riset Kesehatan BRIN Doddy Irawan Setyo Utomo menyampaikan pengembangan vaksin tersebut rencananya menggunakan metode partikel mirip virus (VLP) yang dapat memicu terbentuknya antibodi.
"Partikel yang mirip virus ini nanti tak memiliki material genetik di dalamnya, sehingga dia tidak radikal seperti virus aslinya yang bersifat infeksius," kata Doddy saat dihubungi di Jakarta, Ahad.
Ia menyampaikan partikel tersebut dapat menampilkan epitop (molekul yang bersifat antigenik) dari empat jenis serotipe virus DBD, yakni DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4, secara sekaligus.
Sehingga keempat serotipe tersebut dapat secara bersamaan dikenali tubuh dalam satu partikel mirip virus yang dimuat dalam vaksin.
Doddy mengatakan metode yang digunakan dalam pengembangan vaksin DBD buatan Indonesia berbeda dengan dua vaksin yang sudah beredar, yakni Dengvaxia dan Qdenga yang sama-sama menggunakan metode pelemahan virus.
Menurutnya, melalui metode VLP, efektivitas vaksin yang dikembangkan Indonesia bisa mencapai 90--95 persen.
"Harapannya dengan kita menggunakan VLP bisa meng-enchanced efektivitasnya hingga 90--95 persen," katanya.
Doddy menyampaikan proses pengembangan vaksin bisa memakan waktu 5--10 tahun. Hal ini dikarenakan dalam proses pembuatannya, mesti melalui uji klinis, keamanan, persetujuan peraturan, serta proses produksi masal.
Ia mengatakan setelah vaksin tersebut berhasil diproduksi, masyarakat diharapkan bisa menerimanya secara gratis.
"Pada saat ke masyarakat harganya bisa lebih murah atau bahkan gratis," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
DLH Jakarta Wajibkan Kafe dan Restoran Pilah Sampah, Langgar Aturan Bakal Kena Sanksi?
-
Kakorlantas Ucapkan Belasungkawa bagi Personel Gugur saat Operasi Ketupat 2026
-
65,8 Persen Garis Pantura Jawa Alami Abrasi, Peneliti BRIN Ungkap Penyebabnya!
-
Seluruh Kepala Daerah Diinstruksikan Siaga di Wilayah Selama Idul Fitri 2026
-
PGN–BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
-
Fabio Lefundes Meledak, Pelatih Borneo FC Semprot Panpel Persija dan Keluhkan Kualitas Rumput JIS
-
Pemkab Bekasi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Arus Mudik Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.