Kemenko PMK Minta Harus Gerak Cepat Integrasi Pendidikan Vokasi
Selasa, 26 Sep 2023, 00:03 WIBJakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) meminta Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Provinsi Bali untuk bergerak cepat dalam mengintegrasikan pendidikan vokasi.
"Tidak harus sama dengan daerah lain, justru bidang vokasi di Bali harus bidang yang kreatif dan inovatif," ujar Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMKWarsitodalam keterangandi Jakarta, Senin.
Dia mengatakan hal tersebut saat memberikan pengarahan dalam kegiatan pembinaan TKDV Balidi Hotel Prama Sanur, Bali.
Ia mengatakan bidang vokasi di Provinsi Bali harus memiliki kekhasan sesuai dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan potensi daerah.
Oleh karena itu, Warsito sebagai Ketua Pelaksana TKNVoptimistisBali tumbuh cepat dan memiliki bidang vokasi yang kreatif dan inovatif.
Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Bali tercatat 6,96 persen, sedangkanpertumbuhan ekonomi nasional masih di angka 5,17 persen.
Pada Februari 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Provinsi Bali 3,73 persen, masih di bawah TPT nasional sebesar 5,45 persen.
Berdasarkan dua indikator tersebut, ia optimistis bahwa TKDV Bali menjadi contoh bagi TKDV-TKDV lainnya.
"TKDV agar segera menyusun sistem informasi pasar kerja yang dinamis dan akan menjadi rujukan penyiapan SDM," katanya.
Selain kompetensi sesuai dengan bidangnya, Warsito juga mendorong tumbuhnya wirausahawan yang kreatif dan inovatif di bidang pariwisata. Hal ini merujuk pada potensi unggulan Bali yakni destinasi wisata.
"Tadi pagi melihat pegawai resto pakai nametag 'trainee' saya senang melihatnya. Artinya di situlah contoh riil bagaimana pendidikan vokasi menyatu dengan dunia usaha dan industri," kata dia.
Ia berharap, pelaksanaan rapat koordinasi pembinaan oleh TKNV menjadi bagian akselerasi pertumbuhan indikator-indikator riil yang bisa diukur, untuk kemudian mengevaluasi sejauh mana efektifitas TKDV Provinsi Bali.
"Kami di TKNV juga sedang menyusun bagaimana indikator tadi bisa menjadi parameter untuk memberikan apresiasi TKDV-TKDV yang ada di seluruh Indonesia," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tiongkok Pererat Kerja Sama dengan Indonesia, Kembangkan Potensi Makassar
-
Perempuan Ubah Tantangan Jadi Karya
-
IMF: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kesulitan Besar di Seluruh Dunia
-
Siap Go Internasional! Kemenperin Cari Talenta Terbaik Buat WorldSkills ASEAN 2027
-
Cara Cek Status PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Pakai NIK dan NISN
-
Sekjen PBB Serukan Agar Masa Depan Diatur Supremasi Hukum, Bukan Kesewenang-wenangan
-
Petani Lamongan Terbantukan: Pencairan Klaim Asuransi Tani Lebih Cepat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.