Wamenekraf: Industri Esports Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekraf Nasional
Minggu, 14 Jun 2026, 19:53 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan esports sebagai "creative playground" yang dapat menghubungkan talenta muda dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif.
Hal itu disampaikan Wamenekraf dalam konferensi pers Grand Final Mobile Legends Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 di Jakarta International Velodrome, Minggu (14/6).
"Partnership tidak bisa hanya one-off atau seremonial. Kami menjalin hubungan yang berkelanjutan untuk menjadikan MPL sebagai creative playground bagi para pejuang ekonomi kreatif supaya memiliki panggung untuk berkarya," kata Irene ââââââ.
Menurut dia, konsep tersebut tidak hanya ditujukan bagi pelaku yang telah berkecimpung di industri esports, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin mengenal dan menjadi bagian dari ekosistem tersebut.
Irene mengatakan esports kini telah berkembang menjadi industri yang mampu membuka peluang karir sekaligus mendorong lahirnya berbagai karya kreatif baru.
Ia berharap semakin banyak anak muda yang tertarik menekuni industri esports tanpa keraguan terhadap prospek karir yang ditawarkan sektor tersebut.
Pada pembukaan Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17, akhir April, Moonton Games dan perusahaan agensi kekayaan intelektual (IP) Tale X menandatangani nota kesepahaman yang menandai integrasi lebih luas IP lokal ke dalam ekosistem MPL Indonesia Season 17.
Melalui kerja sama tersebut, enam IP lokal yakni Starla, Halomiyu, Beemala, Hai Dudu, Khuga, dan Cerita Sole akan hadir dalam rangkaian Thematic Week sepanjang musim kompetisi.
Irene menilai kolaborasi tersebut menunjukkan esports mampu menjadi penghubung berbagai subsektor ekonomi kreatif, termasuk pengembangan IP dan industri fesyen.
"Hari ini kita melihat langsung kolaborasi IP yang tidak hanya diumumkan, tetapi juga ada tindak lanjutnya. Esports bisa menjadi trendsetter di berbagai lini industri di luar esports, termasuk fashion," ujar Irene.
Selain memperkuat ekosistem kreatif, Irene mengatakan esports Indonesia juga memiliki modal kuat untuk terus berkembang melalui berbagai capaian di tingkat internasional.
Ia berharap perkembangan industri tersebut dapat menjadi sarana yang mempererat persatuan masyarakat.
"Saya berharap esports Indonesia bisa menjadi pemersatu bangsa," kata Irene.
Sementara itu, Head of Indonesia Esports Business Development Moonton Games Martinus H. Manurung mengatakan pengembangan IP lokal dalam MPL ditujukan untuk menciptakan peluang ekonomi baru bagi para kreator.
Menurut dia, IP yang lahir dari kolaborasi tersebut berpotensi dikembangkan ke berbagai produk dan karya kreatif, mulai dari merchandise dan apparel hingga komik maupun animasi.
"Target akhirnya bagaimana IP yang kita ciptakan bersama bisa membantu menciptakan lapangan kerja baru ataupun sumber kreativitas baru yang dapat dimonetisasi," kata Martinus.
Ia menambahkan kehadiran IP lokal di dalam ekosistem esports diharapkan dapat mendorong kreativitas anak muda sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis karya intelektual.
Kolaborasi antara Moonton Games dan Tale X juga menghadirkan karakter Suga yang dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperluas keterlibatan komunitas kreatif dalam industri esports nasional. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
City Bisa Saja Menyalip Arsenal
-
Tingkatkan Soft Skill dan Hard Skill Anak Berkebutuhan Khusus, Khofifah Resmikan SLB Negeri Pertama di Surabaya
-
Pemkab Mimika Libatkan Pihak Ketiga dalam Pengelolaan Air Bersih di Pesisir
-
Perluas Akses Informasi Pendidikan Penerbangan, BPSDMP Kemenhub Gencarkan Sosialisasi SIPENCATAR 2026
-
Cegah Risiko Stunting, Simak Cara Atasi Berat Badan Anak Kurang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.