PLTU Tak Lagi Dikembangkan setelah 2030
Jumat, 22 Sep 2023, 09:01 WIBJAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendukung aksi kolaborasi dengan para pakar energi baik dari dalam maupun luar negeri guna menuju target nasional Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
"Setelah 2030, diharapkan PLTU Batu Bara tidak akan dikembangkan lagi. Lalu, tambahan pembangkit setelah 2030 hanya dari energi terbarukan. PLTU Batu Bara terakhir akan berakhir pada 2058," ucap Menteri ESDM Arifin Tasrif di Jakarta, Kamis (21/9).
Dia menerangkan transisi energi membutuhkan transformasi signifikan pada infrastruktur sektor ketenagalistrikan, terutama di negara berkembang yang masih sangat bergantung pada energi fosil untuk pembangkit listrik. "Karenanya perlu peningkatan penggunaan energi terbarukan serta mengurangi penggunaan pembangkit listrik tenaga batubara secara bertahap," ujar Arifin.
Untuk mendukung transformasi infrastruktur ketengalistrikan tersebut, pemerintah akan membangun sekitar 700 Giga Watt (GW) pembangkit EBT. "Indonesia akan membangun sekitar 700 GW pembangkit listrik energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia yang diperkirakan mencapai 1.942 TWh pada 2060," ungkap Arifin.
Selain itu, untuk mencapai target transisi energi, pemerintah kata Arifin akan melaksanakan upaya-upaya progresif melalui beberapa rencana strategi diantaranya, peningkatan secara masif untuk PLTS pada 2030 dan dilanjut PLTB pada 2037, maksimalisasi pengembangan panas bumi hingga 22 GW, komersialisasi nuklir pada 2039 dan peningkatan hingga 31 GW pada 2060, serta pengembangan Pump Storage di tahun 2025 dan Battery Energy Storage System (BESS) pada 2034.
- Energi Baru dan Terbarukan (EBT)
- PLTU
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
- Net Zero Emission
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Potensi 1.100 MW Nganggur! Pemerintah Gaspol Kembangkan Panas Bumi Sarulla
-
Dukung EBT Nasional, Barata Indonesia Kirim Reaktor B100 ke Kalsel
-
KKP Mau Bangun PLTA dari Arus Laut di Bali, Beroperasi 2029
-
Yordania Sukses Cegat 3 Rudal Iran Tanpa Korban Jiwa
-
Resmi! HBA Agustus 2026 Turun 5,62% Jadi USD 124,44 per Ton
-
Bidik 1.000 MMSCFD! North Hub Targetkan Gas Perdana 2028 Lewat Pipa 32 Inci
-
Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.