Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jenderal Bintang Dua Ini Tegaskan, Keluarga Jadi Pondasi Utama Ajak Berantas Korupsi

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jenderal Bintang Dua Ini Tegaskan, Keluarga Jadi Pondasi Utama Ajak Berantas Korupsi Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Kapolda Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif saat menghadiri kegiatan KPK RI di Santika, Ambon, Rabu.

Ambon - Jenderal bintang dua yang menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif mengatakan, keluarga dapat menjadi pondasi utama untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam memberantas korupsi.

"Dari keluarga, seseorang harus diajari nilai-nilai anti korupsi, dan membentuk karakter yang bersih dan kuat, sehingga diharapkan bangsa Indonesia, khususnya Maluku dapat berkembang dan maju, serta rakyatnya sejahtera," kata Kapolda Maluku di Ambon, Rabu.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) keluarga berintegritas yang mengusung tema "arika tanam integritas dari mata ruma, sebagai pondasi toma maju bangun Maluku" oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, di Santika Hotel, Kota Ambon.

Kapolda menyambut baik kegiatan yang digelar KPK tersebut. Ia mengapresiasi kegiatan ini yang merupakan bagian dari pencegahan terjadianya korupsi.

"Saya memberikan apresiasi atas kegiatan yang digelar KPK untuk mencegah terjadinya korupsi yang dimulai dari bawah, yaitu keluarga," katanya.

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran serta Masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana, dalam sambutannya mengaku, tema yang diusung tersebut artinya semangat menanam integritas dari keluarga sebagai pondasi yang kuat untuk membangun Maluku.

"Harapan kita ke depan untuk seluruh kepala OPD di provinsi Maluku agar menjadi agen-agen anti korupsi sehingga Maluku terbebas dari korupsi. Kepala OPD juga harus menjadi tauladan bagi anggotanya yang betul-betul Maluku ini tidak ada korupsi," harapnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail mengatakan, korupsi adalah benalu sosial yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Korupsi, lanjut Murad, juga menjadi penghambat utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. Dibutuhkan langkah-langkah untuk mencegah pemberantasan dan menanggulangi korupsi.

"Atas nama pemerintahan provinsi Maluku saya menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada KPK yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya preventif untuk membangun keluarga yang anti korupsi," ucap gubernur.

Dalam kegiatan itu, turut dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif. Gubernur Maluku, Murad Ismail, dan pemangku kepentingan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.