ECB Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi Sepanjang Masa

Senin, 18 Sep 2023, 00:06 WIB

FRANKFURT - Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) pada Kamis (14/9) menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 poin persentase sehingga membuat suku bunga mencapai level tertinggi sepanjang masa.

Dengan kenaikan ini, suku bunga untuk operasi refinancing utama, fasilitas pinjaman marginal, dan fasilitas simpanan akan dinaikkan masing-masing menjadi 4,5 persen, 4,75 persen, dan 4 persen.

Ket. Foto: — Sumber: Sumber: European Central Bank - AFP

"Berdasarkan penilaiannya saat ini, kami menganggap suku bunga utama ECB telah mencapai tingkat yang jika dipertahankan untuk jangka waktu cukup lama, akan memberikan kontribusi substansial terhadap kembalinya inflasi ke target secara tepat waktu," kata dewan itu dalam pernyataannya.

Seperti dikutip dari Antara, proyeksi ekonomi terbaru pada September oleh ECB memperkirakan rata-rata inflasi zona euro sebesar 5,6 persen pada 2023, 3,2 persen pada 2024, dan 2,1 persen pada 2025. Proyeksi inflasi pada 2023 dan 2024 telah direvisi naik dari proyeksi ECB sebelumnya.

Mengomentari tren inflasi, ECB jarang membuat perubahan. Bank itu mengatakan inflasi terus menurun, namun diperkirakan masih akan tetap terlalu tinggi untuk waktu yang lama.

Proyeksi Pertumbuhan

Meski demikian, ECB telah secara signifikan menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonominya, memperkirakan ekonomi zona euro akan tumbuh 0,7 persen pada 2023, 1 persen pada 2024, dan 1,5 persen pada 2025.

Keputusan Dewan Pengurus di masa depan akan memastikan suku bunga utama ECB akan ditetapkan pada tingkat yang cukup ketat selama diperlukan. Dewan Pengurus akan terus mengikuti pendekatan yang bergantung pada data untuk menentukan tingkat dan durasi pembatasan yang tepat.

Secara khusus, keputusan tingkat suku bunga Dewan Pengatur akan didasarkan pada penilaiannya terhadap prospek inflasi dengan mempertimbangkan data ekonomi dan keuangan yang masuk, dinamika inflasi yang mendasarinya, dan kekuatan transmisi kebijakan moneter.

Portofolio pembelian aset atau asset purchase programme (APP) menurun dengan kecepatan yang terukur dan dapat diprediksi, karena Eurosystem tidak lagi menginvestasikan kembali pembayaran pokok dari surat berharga yang jatuh tempo.

Sehubungan dengan program pembelian darurat pandemi atau pandemic emergency purchase programme (PEPP), Dewan Pengurus bermaksud untuk menginvestasikan kembali pembayaran pokok dari sekuritas jatuh tempo yang dibeli berdasarkan program ini hingga setidaknya akhir 2024.

Bagaimanapun, peluncuran portofolio PEPP di masa depan akan dikelola dengan kebijakan moneter yang tepat untuk menghindari campur tangan terhadap PEPP.

Dewan Pengurus akan terus menerapkan fleksibilitas dalam menginvestasikan kembali dana yang akan jatuh tempo dalam portofolio PEPP, dengan tujuan melawan risiko terhadap mekanisme transmisi kebijakan moneter terkait pandemi ini.

Ketika bank-bank membayar kembali jumlah pinjaman berdasarkan target operasi refinancing jangka panjang, Dewan Pengatur akan secara teratur menilai bagaimana operasi pinjaman yang ditargetkan dan pembayaran berkelanjutan berkontribusi terhadap kebijakan moneternya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.