- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bantuan Kemanusiaan Tiba d...
Bantuan Kemanusiaan Tiba di Libya, Korban Tewas Diperkirakan 11.300 Jiwa
Minggu, 17 Sep 2023, 10:48 WIBDERNA - Seminggu setelah banjir bandang melanda kota pesisir Derna di Libya dan menyebabkan ribuan orang tewas, fokus perhatian pada Minggu (17/9) beralih ke perawatan korban selamat.
Perkiraan jumlah nyawa yang hilang sangat bervariasi.
Jumlah korban tewas resmi terbaru, dari menteri kesehatan pemerintahan yang berbasis di wilayah timur, Othman Abdeljalil, adalah 3.166 orang tewas.
Namun menurut laporan PBB yang dirilis pada Minggu (17/9), jumlah korban jiwa dari Derna saja meningkat menjadi 11.300 orang.
Mengutip Bulan Sabit Merah Libya, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB menambahkan bahwa 10.100 orang lainnya masih hilang di kota yang hancur tersebut.
"Angka-angka ini diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari dan minggu mendatang karena tim pencarian dan penyelamatan bekerja tanpa kenal lelah untuk menemukan korban selamat," kata laporan OCHA.
Bantuan kini tiba seiring dengan mobilisasi dunia untuk membantu layanan darurat mengatasi dampak banjir mematikan tersebut.
Setidaknya 40.000 orang telah mengungsi di wilayah timur laut Libya, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), yang memperingatkan jumlah sebenarnya mungkin lebih tinggi mengingat sulitnya mengakses wilayah yang paling parah terkena dampaknya.
Dua bendungan di hulu Derna jebol seminggu lalu karena tekanan hujan deras akibat badai Daniel.
Bendungan tersebut dibangun untuk melindungi kota pelabuhan berpenduduk 100.000 jiwa setelah dilanda banjir besar pada pertengahan abad ke-20.
Tepian sungai kering atau wadi yang mengalir melalui pusat kota telah dibangun dengan banyak bangunan, aliran deras yang terjadi minggu lalu menyapu seluruh wilayah sebelum mengalir menuju Mediterania.
Seminggu kemudian, mayat-mayat ditemukan.
Kru penyelamat dari Departemen Perlindungan Sipil Malta menemukan pantai yang dipenuhi mayat pada hari Jumat, lapor surat kabar Times of Malta.
Bantuan internasional datang dari PBB, Eropa dan Timur Tengah, memberikan bantuan kepada ribuan orang yang selamat.
Bantuan tersebut meliputi obat-obatan penting dan perlengkapan bedah darurat, serta kantong jenazah untuk memungkinkan jenazah dipindahkan.
Tenda, selimut, karpet, peralatan kebersihan dan makanan telah dikirim bersama alat berat untuk membantu membersihkan puing-puing.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Skateboard Kian Diminati, Bobby Nasution Dorong Pembangunan Skatepark Besar di Sumatera Utara
-
Sheinbaum Dukung Diplomasi Damai untuk Redakan Ketegangan AS-Kuba
-
Periksa Dugaan Percaloan Tenaga Kerja di PT Lung Cheong Brothers Industrial dan PT Parkland World Indonesia
-
Butuh Dana Jumbo! Menkop Minta Rp1,34 Triliun untuk Percepat Kopdes Merah Putih
-
Menanam bambu untuk menjaga mata air
-
Grebeg Suro 2026 Berlangsung Meriah, Jadi Etalase Budaya dan Industri Kreatif Ponorogo
-
23 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Timur untuk PPDB 2026/2027, Solusi Siswa Tak Lolos Sekolah Negeri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.