Grebeg Suro 2026 Berlangsung Meriah, Jadi Etalase Budaya dan Industri Kreatif Ponorogo

Sabtu, 13 Jun 2026, 10:56 WIB

PONOROGO – Grebeg Suro 2026 digelar meriah di Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur. Menjadi panggung penegasan posisi Ponorogo sebagai bagian dari Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UCCN) sekaligus daerah asal Reog Ponorogo yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia.

Alun-alun Ponorogo disulap menjadi panggung budaya yang memadukan kekayaan seni tradisi dengan sentuhan teknologi modern. Berbagai elemen seni pertunjukan khas Ponorogo berpadu dengan visual digital dan tata artistik kontemporer, menghasilkan sajian yang tetap berpijak pada pakem budaya namun tampil lebih dekat dengan generasi masa kini.

Ket. Foto: Pembukaan Grebeg Suro Ponorogo 2026. — Sumber: Pemkab Ponorogo

“Bukan untuk meninggalkan budaya, tetapi menguatkannya. Bukan untuk mengubah jati diri, tetapi membawanya semakin mendunia,” kata Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita saat pembukaan Grebeg Suro Ponorogo 2026, Sabtu (6/6), seperti ditulis di laman resmi Pemkab Ponorogo.

Ia mengatakan, rangkaian Grebeg Suro 2026 menghadirkan 29 agenda yang mencakup kegiatan religi, budaya, hingga komunitas hobi.

Menurut Lisdyarita, Grebeg Suro, dengan Bedhol dan Kirab Pusaka, FRR dan FNRP, tirakatan, serta Larung Risalah Doa di Telaga Ngebel, merupakan tradisi yang sarat nilai spiritual, budaya, dan kearifan lokal. 

“Bukan semata pesta rakyat. Lebih dari itu, Grebeg Suro adalah warisan nenek moyang, tradisi sakral, sekaligus jembatan indah yang menyatukan nilai spiritual dan kearifan budaya,” jelasnya.

Pembukaan Grebeg Suro berlangsung meriah, penonton memadati depan Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo. Suryo Saputro, wisatawan yang datang dari Jakarta, mengaku terkesan menyaksikan langsung pertunjukan Reog Ponorogo dengan tata panggung memukau. “Saya merasa beruntung dapat menonton sebuah sendra tari yang megah. Reog Ponorogo luar biasa,” ungkapnya.

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI tetap menjadi sajian utama. Festival ini merupakan agenda unggulan yang telah masuk dalam Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI.\

Lisdyarita menyebutkan, melalui Grebeg Suro, Ponorogo menegaskan tekad untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan kebudayaannya kepada dunia.

Di saat yang sama, event ini menjadi kekuatan penggerak bagi kemajuan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Semua kita susun dengan penuh hikmat agar tradisi ini tetap lestari, semakin hidup, dan tetap menopang di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

  • Grebeg Suro Ponorogo 2026

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.