Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Negara Asean Pertama Operasikan Kereta Cepat

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Indonesia Negara Asean Pertama Operasikan Kereta Cepat Doc: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY
Ket. PRESIDEN UJI COBA KERETA CEPAT JAKARTABANDUNG I Presiden Joko Widodo berdiri di samping Kereta Cepat Jakarta- Bandung (KCJB) di Stasiun Halim, Jakarta, Rabu (13/9). Presiden Jokowi melakukan uji coba KCJB dengan kecepatan maksimal 350 kilometer per jam dari Stasiun Halim menuju Padalarang. Kepala Negara juga memastikan KCJB sangat nyaman dan aman mengingat transportasi tersebut sudah dikembangkan di Tiongkok dengan panjang jalur operasional mencapai 48 ribu kilometer.

» Uji coba operasional akan dilakukan secara bertahap hingga Oktober 2023 mendatang.

» Dukungan "Green Financing" pemerintah pada transportasi perkeretaapian diharapkan makin besar.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Dalam uji coba dengan kecepatan maksimal 350 kilometer per jam dari Stasiun Halim menuju Padalarang itu, presiden mengaku sangat nyaman.

"Keberadaan Kereta Cepat Jakarta Bandung sebagai transportasi massal tersebut membuktikan kemajuan peradaban Indonesia. Nyaman, dan pada kecepatan tadi, 350 km per jam, tidak terasa sama sekali baik saat duduk maupun saat saya berjalan sehingga ya inilah peradaban," kata Presiden Jokowi di Stasiun Padalarang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/9).

Dalam uji coba tersebut, Presiden Jokowi sempat melakukan perhitungan peningkatan kecepatan kereta dari 320 km/jam hingga kecepatan maksimal untuk operasional, yakni 350 km/jam.

Dengan kecepatan itu, Presiden menceritakan bahwa perjalanan di dalam kereta sangat nyaman. Sebetulnya, kata Presiden, laju kecepatan KCJB bisa mencapai 385km/jam.

"Ini sebetulnya bisa 385, tapi memang untuk kenyamanan dipasang di 350 km per jam," kata Presiden.

Selain nyaman, Kepala Negara juga memastikan KCJB sangat aman mengingat transportasi tersebut sudah dikembangkan di Tiongkok dengan panjang jalur operasional mencapai 48 ribu kilometer.

Saat ini, tahap uji coba operasional masih akan dilakukan secara bertahap, sedangkan untuk masyarakat ditargetkan mulai Oktober mendatang. Sampai saat ini, kondisi fasilitas di kawasan Stasiun Halim KCJB sudah mencapai 92 persen atau sudah tahap penyelesaian.

Menanggapi moda transportasi itu, Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Ikaputra, mengatakan secara prinsip dalam pengembangan angkutan kereta api atau berbasis rel, biasanya melewati beberapa fase perkembangan.

Fase pertama perkembangan setelah dibangunnya infrastruktur perkeretaapian adalah dikembangkannya sistem double track sehingga memperlancar dan menjamin keselamatan lalu lintas kereta api. Fase kedua adalah dikembangkannya kereta api perkotaan sebagai kelanjutan dari sistem kereta api antarkota khususnya penumpang (dulu trem dikembangkan di Batavia, Surabaya, Semarang, sekarang LRT).

Kemudian, fase ketiga adalah pengembangan kereta api perkotaan bawah tanah seperti yang telah dikembangkan di Jakarta yakni Kereta Metro. Terakhir adalah pengembangan Kereta Api Cepat.

"Empat Fase ini merupakan fase-fase peradaban perkeretaapian yang lengkap, di mana Indonesia telah melewatinya. Namun untuk mewujudkan infrastruktur perkeretaapian yang diyakini sebagai transportasi hijau dan berkelanjutan, jejaring yang sudah dikembangkan di Jakarta dan kota-kota terdekatnya seharusnya dilanjutkan ke kota-kota lain, sehingga transportasi yang baik tidak hanya dikembangkan di Jakarta. Peradaban infrastruktur transportasi hijau selayaknya juga dinikmati kota-kota lain di Indonesia," papar Ikaputra.

Dukungan Finansial

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.