3 Negara Asean Boikot Pertemuan Pertahanan yang Digelar Myanmar

Kamis, 14 Sep 2023, 02:15 WIB

SINGAPURA - Malaysia, Indonesia, dan Filipina, memboikot konferensi pertahanan regional tahunan yang digelar pekan ini karena konferensi tersebut akan diadakan di Myanmar dan dipimpin oleh junta militer, demikian laporan media regional.

"Konferensi Panglima Udara Asean tahunan akan mempertemukan para pejabat tinggi angkatan udara dari 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, namun Kuala Lumpur, Jakarta, dan Manila, tidak akan mengirimkan perwakilannya," lapor Straits Times.

Ket. Foto: Boikot Pertemuan I Para Menteri Pertahanan Asean saat menggelar pertemuan tahunan di Phnom Penh, Kamboja, pada Juni tahun lalu. Straits Times melaporkan bahwa 3 negara Asean yaitu Malaysia, Indonesia, dan Filipina, akan memboikot konferensi pertahanan regional tahunan yang digelar pekan ini karena konferensi tersebut akan diadakan di Myanmar. — Sumber: AFP/TANG CHHIN Sothy

Surat kabar tersebut melaporkan Singapura, Brunei, dan Vietnam, belum memberikan tanggapan mengenai konferensi tersebut dan kepala pertahanan Angkatan Udara Kamboja menolak berkomentar mengenai masalah tersebut. Sementara itu, Thailand berencana untuk hadir, kata laporan itu.

Konferensi tersebut, yang akan berlangsung hingga Jumat (15/9) di ibu kota Myanmar, Naypyidaw, akan dipimpin oleh Panglima Angkatan Udara junta, Jenderal Tun Aung, yang telah mendapat sanksi dari Amerika Serikat dan Inggris. Jenderal Tun Aung ditunjuk sebagai panglima Angkatan Udara Myanmar oleh junta pada Januari 2022. Sejak itu, ia telah memerintahkan dan memerintahkan lebih dari 930 serangan udara terhadap warga sipil yang menewaskan hampir 1.000 orang dalam serangan-serangan tersebut. SB/RFA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.