Peringati HLUN 2026, Gubernur Pramono Tegaskan Penerima KLJ Harus Tepat Sasaran

Selasa, 14 Jul 2026, 14:30 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan transformasi Jakarta menuju kota global harus berjalan beriringan dengan pemenuhan hak serta peningkatan kualitas hidup warga lanjut usia (lansia). Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-30 Tahun 2026 di Jakarta Bird Land, Gelanggang Samudra Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (14/7).

Peringatan HLUN 2026 diikuti sekitar 500 peserta yang berasal dari Forum Komunikasi Lanjut Usia (FKLU) di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Pramono mengatakan, perhatian terhadap lansia menjadi bagian penting dalam pembangunan Jakarta yang semakin inklusif.

Ket. Foto: Gubernur Pramono menyampaikan komitmennya saat menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-30 Tahun 2026 di Jakarta Bird Land, Gelanggang Samudra Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (14/7). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Saya betul-betul gembira. Yang saya ingat adalah semangatnya. Ini menunjukkan bahwa usia lanjut di DKI Jakarta memang mendapatkan banyak sekali perhatian dari Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono.

Saat ini, jumlah lansia di Jakarta mencapai sekitar 1,16 juta jiwa atau 10,6 persen dari total populasi. Menurutnya, besarnya jumlah tersebut harus menjadi pertimbangan dalam perencanaan pembangunan agar tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menjamin perlindungan, akses layanan, dan ruang interaksi bagi warga senior.

"Pertemuan-pertemuan seperti ini membuat umur panjang, membuat orang merasa dirinya bermanfaat dan produktif," tuturnya.

Di bidang perlindungan sosial, Pemprov DKI Jakarta terus menyalurkan Kartu Lansia Jakarta (KLJ). Hingga Juni 2026, sebanyak 168.497 lansia telah menerima manfaat program tersebut.

Pramono menjelaskan bantuan diprioritaskan bagi warga yang benar-benar membutuhkan. Sementara itu, pendaftaran KLJ tetap dibuka, sedangkan lansia yang berasal dari keluarga mampu diharapkan memperoleh dukungan dari keluarganya.

"Beberapa lansia yang keluarganya mampu tentunya, mohon maaf, belum bisa mendapatkan Kartu Lansia. Namun, yang membutuhkan akan kami prioritaskan," katanya.

Selain bantuan sosial, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan berbagai layanan kesehatan bagi lansia melalui Posyandu Lansia, Poli Lansia Terpadu, hingga layanan kunjungan ke rumah oleh Pasukan Putih bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Pramono mengajak seluruh lansia memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah disediakan pemerintah. Menurutnya, pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan di usia lanjut.

"Kalau waktunya check-up, cek kesehatan Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, Saudara-Saudara sekalian. Sudah check-up-nya gratis masa enggak mau check-up," ucapnya.

Untuk meningkatkan kemandirian, Pemprov DKI Jakarta juga mengembangkan Sekolah Lansia sebagai wadah belajar, pemberdayaan, sekaligus interaksi sosial. Saat ini terdapat 78 Sekolah Lansia dengan total 2.278 peserta.

"Yang paling penting bagi lansia adalah merasa tetap produktif, bahagia, happy, dan yang utama adalah tetap mendapatkan rasa kasih sayang dari keluarga," tambahnya.

Pemprov DKI Jakarta juga memberikan kemudahan mobilitas melalui layanan transportasi publik serta akses ke sejumlah destinasi wisata. Menjelang usia lima abad Jakarta, Pramono berharap ibu kota menjadi kota global yang ramah bagi seluruh kelompok usia.

"Menjelang usia lima abad, Jakarta harus menjadi kota global yang ramah bagi semua generasi. Karena itu, kolaborasi pemerintah, keluarga, FKLU, komunitas, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar para lansia dapat hidup sehat, aktif, mandiri, berdaya, dan bermartabat," tegasnya.

Ia menambahkan, perhatian terhadap lansia bukan hanya berkaitan dengan bantuan sosial maupun layanan kesehatan, tetapi juga menjaga harapan dan semangat hidup mereka.

"Kata kuncinya adalah lansia di Jakarta merasa memiliki harapan. Seseorang yang punya harapan biasanya lebih semangat untuk hidup," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ancol memberikan akses gratis bagi warga berusia 60 tahun ke atas untuk menikmati Jakarta Bird Land dan Sea World Ancol hingga 31 Juli 2026. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi para lansia sekaligus membuka kesempatan menikmati wisata edukatif bersama keluarga.

Ketua FKLU Provinsi DKI Jakarta, Maria Ulfani, turut mengapresiasi perhatian Pemprov DKI Jakarta, terutama dalam membantu lansia mengakses layanan kesehatan yang kini semakin mudah.

"Pelayanan di rumah sakit dan puskesmas sangat memuaskan. Kami kan gaptek, banyak lansia yang kesulitan kalau harus daftar secara online. Namun, ketika kami datang ke rumah sakit, selalu ada petugas yang membantu. Ke depannya kami ingin terus menjaga kesehatan dan tetap menjadi warga Jakarta yang berguna," ungkap Maria.

  • Pemprov DKI Jakarta
  • Gubernur DKI Pramono Anung
  • Kartu Lansia Jakarta (KLJ)
  • Hari Lanjut Usia Nasional
  • Jakarta Kota Inklusif
  • Ancol
  • Penduduk Lansia

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.