• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • 6 Olahraga Sederhana Ini B...

6 Olahraga Sederhana Ini Bisa Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus Anak

Selasa, 14 Jul 2026, 14:35 WIB

Anak-anak seringkali kesulitan untuk tetap fokus karena mereka memiliki energi yang tinggi dan mudah teralihkan. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan konsentrasi mereka adalah melalui olahraga teratur.

Gerakan aktif meningkatkan aliran darah ke otak, meningkatkan koordinasi, mengurangi stres, dan membantu anak-anak melepaskan energi berlebih dengan cara yang sehat.

Ket. Foto: Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan konsentrasi anak adalah melalui olahraga teratur. — Sumber: NDTV

Akibatnya, mereka menjadi lebih tenang, lebih perhatian, dan lebih siap untuk belajar dan menyelesaikan tugas. Kabar baiknya adalah meningkatkan fokus tidak memerlukan latihan yang rumit.

Berikut olahrga sederhana untuk meningkatkan konsentrasi pada anak-anak, dilansir dari NDTV.

1. Lompat Tali

Lompat tali adalah olahraga sederhana dan menyenangkan yang membantu anak-anak meningkatkan kebugaran fisik dan fokus mental. Saat melompat, anak-anak harus mengkoordinasikan gerakan tangan, kaki, dan mata mereka sambil mempertahankan ritme yang stabil. Latihan ini membutuhkan perhatian terus menerus dan berpikir cepat.

Sesi lompat tali secara teratur juga meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan kesehatan kardiovaskular. Mulailah dengan 5-10 menit melompat dan secara bertahap tingkatkan durasinya seiring dengan peningkatan stamina anak.

2. Meniru Jalan Hewan

Meniru cara hewan berjalan adalah latihan menyenangkan di mana anak-anak meniru gerakan berbagai hewan, seperti jalan beruang, jalan kepiting, lompatan katak, atau jalan bebek. Gerakan-gerakan ini melibatkan berbagai kelompok otot sekaligus mendorong anak-anak untuk memikirkan posisi tubuh dan pola gerakan mereka.

Gerakan meniru hewan berjalan meningkatkan koordinasi, keseimbangan, fleksibilitas , dan kesadaran tubuh. Karena anak-anak mengikuti gaya gerakan tertentu, mereka tetap terlibat secara mental sepanjang aktivitas. Latihan ini juga memperkuat otot inti dan memperbaiki postur tubuh.

3. Yoga untuk Anak

Yoga menggabungkan peregangan lembut, pernapasan terkontrol, dan pose keseimbangan sederhana yang membantu anak-anak rileks sekaligus meningkatkan fokus. Gerakan seperti Pose Pohon, Pose Gunung, Pose Kupu-kupu, dan Pose Anak mengajarkan anak-anak untuk mengontrol pernapasan mereka dan tetap tenang untuk waktu singkat.

Berlatih yoga selama 10-15 menit setiap hari dapat mengurangi stres, meningkatkan fleksibilitas, dan mengembangkan pengendalian diri. Menahan setiap pose membutuhkan konsentrasi, membantu anak-anak melatih pikiran untuk tetap fokus pada satu tugas dalam satu waktu.

4. Latihan Keseimbangan

Latihan keseimbangan mengajarkan anak-anak untuk mengontrol gerakan tubuh mereka sambil menjaga stabilitas. Aktivitas sederhana seperti berdiri dengan satu kaki, berjalan lurus dengan tumit menyentuh ujung kaki, menyeimbangkan diri di atas balok keseimbangan, atau menggunakan papan keseimbangan membantu meningkatkan konsentrasi.

Untuk tetap seimbang, anak-anak harus memperhatikan postur dan gerakan tubuh mereka dengan saksama. Latihan-latihan ini memperkuat otot inti, meningkatkan koordinasi, dan meningkatkan kesadaran tubuh.

5. Menari dan Mengikuti Pemimpin

Rutinitas tari dan permainan “follow-the-leader” (mengikuti pemimpin) mendorong anak untuk mendengarkan dengan saksama dan meniru gerakan dalam urutan yang benar. Baik mengikuti rutinitas tari, instruktur kebugaran, atau anak lain, mereka harus memperhatikan dengan saksama dan bereaksi dengan cepat.

Aktivitas ini meningkatkan daya ingat, koordinasi, ketepatan waktu, dan kemampuan mendengarkan sekaligus memberikan latihan seluruh tubuh yang menyenangkan. Mempelajari dan mengulang pola gerakan juga memperkuat kemampuan otak untuk memproses informasi dan mempertahankan fokus.

6. Permainan Bola

Aktivitas sederhana dengan bola seperti menangkap, melempar, menggiring, memantulkan, atau membidik target sangat baik untuk meningkatkan konsentrasi. Anak-anak perlu melacak bola dengan mata mereka, menilai kecepatan dan jarak, serta bereaksi cepat terhadap perubahan gerakan.

Latihan-latihan ini meningkatkan koordinasi mata-tangan, waktu reaksi, keseimbangan, dan keterampilan motorik. Permainan seperti melempar kantong kacang ke dalam ember, melempar bola melalui lingkaran, atau menangkap operan dengan pasangan membutuhkan perhatian dan ketelitian yang konstan. Latihan teratur membantu anak-anak mengembangkan fokus yang lebih baik .

Aktivitas fisik merupakan cara efektif untuk meningkatkan konsentrasi anak karena melibatkan tubuh dan pikiran. Menambahkan 20-30 menit aktivitas ini ke dalam rutinitas harian anak dapat meningkatkan fokus, mengurangi kegelisahan, dan mendukung perkembangan fisik dan mental yang sehat.

  • Kesehatan Anak

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.