Kejar Target Agustus, Proyek LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Sudah 95 Persen

Selasa, 14 Jul 2026, 14:10 WIB

JAKARTA - Progres pembangunan proyek LRT Jakarta rute Pegangsaan Dua-Manggarai telah mencapai 95 persen dan ditargetkan siap diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026.

"Sekarang ini progresnya sudah 95 persen dan kita mengharapkan pada bulan Agustus bisa diresmikan oleh Bapak Presiden," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai mengikuti uji coba kesiapan operasional LRT Jakarta di Stasiun Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (14/7).

Ket. Foto: Gubernur DKI Pramono Anung mengikuti uji coba kesiapan operasional LRT Jakarta, Selasa (14/7). — Sumber: Pemprov DKI

Pramono ingin peresmian LRT rute Pegangsaan Dua-Manggarai dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto karena kehadiran moda transportasi ini akan mengubah wajah transportasi Kota Jakarta.

Proyek transportasi massal yang sepenuhnya dikerjakan oleh PT Waskita Karya dan PT Nindya Karya ini diharapkan dapat mengurai kemacetan panjang yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

LRT Jakarta rute Kelapa Gading hingga Manggarai memiliki panjang lintasan 12,2 kilometer dengan 11 titik stasiun. Anggaran yang disiapkan untuk rute ini mencapai sekitar Rp11,5 triliun.

Sedangkan rute perpanjangan dari Manggarai hingga Dukuh Atas akan dibangun sepanjang 2,1 km, dengan anggaran sekitar Rp2,7 triliun. Pramono memproyeksikan proyek pembangunan ini akan rampung pada 2028.

"Dan kalau itu terjadi, kita bisa membayangkan teman-teman yang dari Pondok Labu ingin makan di Kelapa Gading, waktunya di bawah satu jam," katanya.

Pramono pun meyakini, konektivitas transportasi di Jakarta juga akan semakin lengkap dengan adanya proyek pembangunan MRT lintas utara-selatan sepanjang 22 km.

Lebih lanjut, kehadiran LRT Jakarta rute Pegangsaan Dua hingga Manggarai ini diproyeksikan akan mampu melayani 80 ribu penumpang. Selain itu, Pramono juga mengizinkan dilakukannya pembiayaan kreatif, seperti naming rights, di 11 titik stasiun LRT yang disiapkan.

"Mudah-mudahan ini juga akan menjadi role model bagi kita semua untuk menyelesaikan persoalan transportasi di Jakarta," ucap Pramono.

Terkait tarif tiket, Pramono menyampaikan besarannya masih akan dihitung. Meski demikian, ia memastikan tarif yang akan diputuskan tetap terjangkau oleh masyarakat.

"Intinya bahwa tiketnya tentunya tetap harus terjangkau oleh masyarakat," tandas Pramono.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.