Jalahoaks DKI Raih Penghargaan WSIS Prizes 2026 dari PBB di Jenewa

Selasa, 14 Jul 2026, 14:50 WIB

JAKARTA - Platform Jakarta Lawan Hoaks (Jalahoaks) yang dikembangkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta meraih predikat Champion pada ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 kategori Ethical Dimensions of Information Society. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas upaya Pemprov DKI Jakarta dalam membangun ruang digital yang sehat, aman, dan tepercaya melalui layanan pemeriksaan fakta serta edukasi literasi digital.

Jalahoaks menjadi satu dari tiga program asal Indonesia yang berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut. Dua penghargaan lainnya diterima oleh program milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Ket. Foto: Platform Jakarta Lawan Hoaks (Jalahoaks) yang dikembangkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta meraih predikat Champion pada ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 kategori Ethical Dimensions of Information Society. — Sumber: Jalahoaks

Penghargaan diberikan oleh International Telecommunication Union (ITU), badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi Jalahoaks dalam memperkuat etika masyarakat digital melalui layanan cek fakta dan peningkatan literasi digital.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan Jalahoaks dikembangkan sejak 2020 sebagai respons atas maraknya penyebaran informasi palsu di ruang digital. Dalam perkembangannya, platform tersebut menjadi salah satu rujukan masyarakat untuk memastikan kebenaran berbagai informasi yang beredar.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Namun, penanganan hoaks tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, media, komunitas, akademisi, dan masyarakat agar ruang digital semakin sehat dan tepercaya," ujarnya.

Marulina juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya warga Jakarta, yang terus memanfaatkan Jalahoaks sebagai sarana memverifikasi informasi sekaligus mendukung upaya pemberantasan hoaks.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama warga DKI Jakarta, yang terus mendukung dan berkolaborasi untuk memberantas hoaks bersama," tuturnya.

Penghargaan Champion WSIS Prizes 2026 diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada 9–10 Juli 2026. Penghargaan untuk Jalahoaks diterima oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen RI, Suharti, yang mewakili platform tersebut dalam acara internasional tersebut.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Ibu Suharti, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen beserta jajaran, yang telah bersedia mewakili menerima penghargaan ini di Jenewa," ujar Marulina.

WSIS Prizes merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh ITU untuk mengapresiasi berbagai inovasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pada penyelenggaraan tahun 2026, ajang tersebut diikuti sebanyak 1.595 proposal dari berbagai negara, dengan 360 program berhasil masuk sebagai nominator sebelum akhirnya dipilih para pemenang di masing-masing kategori.

Penghargaan yang diterima Jalahoaks diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan digital yang kredibel, meningkatkan literasi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menekan penyebaran hoaks di ruang digital.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.