Kadispenad: Alutsista TNI AD Butuh Peremajaan

Rabu, 13 Sep 2023, 16:24 WIB

JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari menilai banyak alutsista yang usianya cukup tua saat ini masih digunakan oleh satuan-satuan di TNI AD sehingga alat-alat itu butuh modernisasi dan peremajaan.

Hamim mencontohkan saat ini Batalyon Artileri Medan 11/Guntur Geni (Yonarmed 11/GG) masih menggunakan meriam gunung 76 mm, yang dibuat di Yugoslavia pada 1948.

"Dalam renstra (rencana strategis) kami, dalam usulan kami sudah banyak dilakukan (usulan peremajaan, red.), karena alutsista TNI Angkatan Darat sudah banyak yang tua-tua. Contoh, meriam-meriam artileri medan (armed) itu ada yang buatan tahun 1940-an, yang masih digunakan meriam 76 mm itu, termasuk (alutsista yang digunakan) arhanud (artileri pertahanan udara), kavaleri, dan sebagainya," kata Hamim Tohari menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Rabu.

Tidak hanya itu, dia melanjutkan pesawat-pesawat yang digunakan Pusat Penerbang TNI AD (Puspenerbad) juga membutuhkan penambahan.

"Termasuk helikopter Puspenerbad yang sekarang operasinya sangat sedikit, dari (helikopter) Mi-17 dan lain-lain, helikopter Bell yang kemarin sempat kecelakaan," kata Kadispenad.

Dia menilai masalah peremajaan dan penambahan alutsista tidak hanya dihadapi oleh TNI AD, tetapi juga matra lain seperti TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Kebijakan terkait itu pun menjadi kewenangan Kementerian Pertahanan RI yang menentukan prioritas penggunaan anggaran, termasuk untuk peremajaan dan modernisasi alutsista.

"Hari ini ada rapat membahas anggaran di DPR RI, dihadiri oleh Panglima TNI dan kepala-kepala staf. Mudah-mudahan ada kenaikan anggaran untuk pertahanan, khususnya untuk militer pada 2024 sehingga Kementerian Pertahanan dapat mengalokasikan (anggaran) yang lebih signifikan ke Angkatan Darat dalam rangka peremajaan alutsista," kata Kadispenad.

Terlepas dari kebutuhan itu, Hamim menyampaikan TNI AD saat ini memiliki beberapa alutsista baru antara lain roket Astros II MK 6 dan rudal Mistral.

"Contoh di Armed ada Roket Astros, kemudian di Arhanud ada Rudal Mistral, Starstreak, dan sebagainya. Itu yang terbaru yang kami miliki," kata Hamim.

Peremajaan alutsista dan pembelian alutsista baru merupakan bagian dari pemenuhan kekuatan pokok minimum (MEF) TNI yang saat ini memasuki tahap ketiga yaitu untuk periode 2020-2024.

Alutsista yang ditargetkan dimiliki TNI AD sampai akhir 2024 di antaranya 723.564 senjata ringan, 1.354 meriam/roket/rudal, 3.738 kendaraan tempur, dan 224 pesawat terbang.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.