Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyelundupan Marak, Aparat Perlu Awasi Ketat Sektor Kemaritiman

📅 Selasa, 12 Sep 2023, 17:17 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Penyelundupan Marak, Aparat Perlu Awasi Ketat Sektor Kemaritiman Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Pelabuhan peti kemas. 

JAKARTA - Maraknya penyelundupan di sektor kemaritiman menjadi pekerjaan rumah bagi aparat penegak hukum termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aparat harus memahami alur kerja sektor ini untuk bisa mengatasi praktik illegal di sektor tersebut.

Pengamat maritim dari IKAL SC, Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa menegaskan untuk mengatasi masalah tersebut maka perlunya pengawasan ketat dari penegak hukum terhadap praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di sektor kemaritiman termasuk pelabuhan.

Kata dia, setidaknya ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk melakukan pemberantasan korupsi. "Pemerintah perlu menindak korupsi di kalangan pejabat pelabuhan dan aparat penegak hukum," tegas Capt Marcellus pada Koran Jakarta, Selasa (12/9).

Untuk melakukan penindakan, dia berpandangan penting bagi personel-personel penegak hukum termasuk di KPK mendapatkan pengayaan terkait pengetahuan tentang dunia maritim,

Bahkan menurut dia, bisa juga para praktisi maritimdirekrut oleh KPK untuk turut membantu menyelidiki dugaan korupsi di lingkungan pelabuhan.

"Kenapa demikian supaya mereka bisa masuk dan melakukan tindakan pencegahan terhadap korupsi di bidang maritim yang masih masif terjadi serta belum menjadi perhatian kita," ucapnya.

Menurutnya, kurangnya sumber daya manusa (SDM) yang mengerti maritim menjadi penyebab masifnya terjadi penyelundupan di pelabuhan, sehingga perlu dilibatkan praktisi maritim.

Adapun kedua lanjut Capt Marcellus, pemerintah perlu meningkatkan penegakan peraturan di pelabuhan.

Terakhir, Pemerintah perlu melakukan penguatan hukum terhadap para pelaku penyelundupan. Cara ini bisa dilakukan dengan bekerja sama Negara-Negara tetangga dalam rangka pencegahan penyelundupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Daerah
Dua Kecamatan di Nias Barat...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.