Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan, Lantebung Jadi Laboratorium Ekososial untuk Pengembangan Mangrove

📅 Sabtu, 09 Sep 2023, 03:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Lantebung Jadi Laboratorium Ekososial untuk Pengembangan Mangrove Doc: Antara/ HO-Arman Jaya
Ket. Suasana Kawasan ekowisata Lantebung yang digunakan untuk kegiatan Hutan Merdeka V yang digagas masyarakat Lantebung, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Makassar - Membanggakan, kawasan mangrove di Desa Lantebung, Kecamatan Tamalanrea, Makassar menjadi laboratorium ekososial untuk pengembangan mangrove.

"Kawasan mangrove Lantebung yang kini menjadi kawasan ekowisata, sebenarnya diperkuat oleh kekuatan ekososial yang terbangun di masyarakat Lantebung Kelurahan Bira Kecamatan Tamalanrea di Makassar," kata narasumber dari Klikhijau, Arman Jaya di sela kegiatan Hutan Merdeka V di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan, masyarakat Lantebung yang telah berhasil merawat dan mengembangkan mangrove dan menjadi kawasan wisata tidak terlepas dari kekuatan sosial dan ekonomi yang sama-sama berangkat dari bawah untuk maju menjadikan kawasan itu sebagai potensi ekonomi.

"Tentu meraih ini tidaklah mudah karena masyarakat Lantebung dikenal gigih memperjuangkan lahan mangrove yang sempat diduduki oleh suatu perusahaan," katanya.

Namun karena kegigihannya akhirnya kawasan mangrove tersebut yang diusahakan dan diprakarsai oleh masyarakat setempat akhirnya berhasil menang di pengadilan.

Sementara dalam perkembangannya, telah lantai bung menjadi lokasi ekowisata, warga yang berada di kawasan tersebut cepat beradaptasi melakukan transformasi kepada anak-anaknya agar memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung.

Termasuk melanjutkan pengembangan ekowisata Lantebung kepada generasi berikutnya melalui lembaga Ikatan Keluarga Lantebung (IKAL) ini dengan suasana kesederhanaan dan kekeluargaan telah menularkan kecintaan terhadap alam pada anak-anaknya.

Karena itu, dari hasil kesimpulan masyarakat kampus yang meriset kondisi sosial budaya masyarakat wilayah pesisir, partisipasi masyarakat terhadap kawasan hutan mangrove ataupun hubungan timbal baliknya.

Termasuk bagaimana mangrove berpartisipasi pada ruang hidup secara otomatis menjadikan kawasan dan masyarakat Lantebung sebagai laboratorium ekososial.

Hal itu juga diakui Kadis Perikanan dan Kelautan Sulsel M Ilyas yang juga menjadikan Kawasan Ekowisata Lantebung sebagai wilayah binaan dan dampingan.

"Potensi ekowisata Lantebung ini juga telah mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya selaku masyarakat pesisir, karena kami turut mendorong dengan melakukan pendampingan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Olahraga
Debut sebagai Nomor Satu, R...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

52 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.