Target Miliki 400 Megawatt, Telkom Lebih Masif Membangun Data Center

Rabu, 06 Sep 2023, 21:01 WIB

JAKARTA- PT Telkom Indonesia Tbk akan lebih agresif dan masif mengembangkan data center di Indonesia. Hal itu seiring tingginya pertumbuhan bisnis data yang berbasiskan green energy. Dari total kapasitas data center di Indonesia sebesar 1,5 Gigawatt pada 2030, Telkom merencanakan sudah memiliki 400 Megawatt data center di tahun tersebut.

Direktur Wholesale & International Service Telkom Indonesia, Bogi Witjaksono mengatakan, pembangunan data center oleh Telkom dilakukan demi mewujudkan kemandirian digital. Dengan keberadaan data center di Indonesia, lokasi data center menjadi lebih dekat ke pelanggan dan ongkos transfer data menjadi semakin ekonomis dan tidak perlu mengeluarkan ongkos hanya untuk mengambil data ke luar negeri, sehingga secara ekonomi akan menaikkan cadangan devisa.

Ket. Foto: Direktur Wholesale & International Service Telkom, Bogi Witjaksono memberikan paparan dalam acara NeutraDC Summit 2023 di Bali baru-baru ini. — Sumber: Istimewa

"Jumlah penduduk Indonesia lebih besar, siapa pemanfaat pengguna data pasti Indonesia (51 persen dari total pengguna data Asia Tenggara). Oleh karena itu, kemandirian digital oleh Telkom diwujudkan dengan pengembangan data center secara agresif karena harus ada di Indonesia agar ongkos transfer data lebih ekonomis dan data lebih dekat ke pelanggan, sehingga tidak perlu mengeluarkan ongkos hanya untuk mengambil data ke luar negeri, tetapi cukup mengambil data dalam negeri dan secara ekonomi akan menaikkan cadangan devisa kita," kata Bogi dalam keterangan tertulisnya saat konferensi internasional NeutraDC Summit, di The Laguna Hotel Nusa Dua, baru-baru ini.

Chief Executive Officer NeutraDC, Andreuw Th A F menambahkan, pertumbuhan compound annual growth rate (CAGR) bisnis data center dari tahun ke tahun mencapai 18 persen. Dengan tingginya pertumbuhan permintaan data center, Telkom terus menambah pembangunan data center di Cikarang dan Batam yang segera beroperasi pada akhir Oktober atau November dan beberapa kota lainnya.

Keamanan Data

Terkait keamanan data, Bogi memastikan seluruh data center yang dimiliki Telkom sudah menerapkan suatu standar global untuk mengamankan data center. Telkom Group akan terus memberikan value yang berbeda dari operator data center lain, salah satunya adalah membangun data center yang memiliki sustainability energy. Kedua, menjaga pengguna data terbesar yang merupakan salah satu pemain operator selular terbesar di Indonesia. "Kedua value ini harus kita jaga, supaya kepentingan nasional bisa kita jaga juga," tegas Bogi.

Dengan adanya data center di Indonesia, Bogi Witjaksono memaparkan, konsumen pengguna data internet di Indonesia menikmati keuntungan juga karena dapat menikmati layanan tarif internet yang kompetitif. Hal itu karena untuk bisa menikmati shopee atau tiktok live streaming, dibutuhkan sumber daya yang besar sekali untuk mengalirkan data.

"Dibalik live streaming itu konsumsi sumber daya meningkat bukan dua kali bisa sepuluh kali lipat, itu untuk mengalirkan informasi live, resourcesnya besar sekali. Inilah tugas Telkom sebagai agen pembangunan pemerintah untuk dapat menjaga daya beli masyarakat dan menjaga kemandirian nasional dalam ekonomi digital dengan memberikan harga yang kompetitif," kata Bogi.

Salah satu strategi untuk mempercepat pembangunan data center, lanjut Bogi, adalah memodernisasi STO-STO (Sentral Telepon Otomat) yang strategis untuk diubah menjadi neuCentriX. Hal itu dilakukan untuk menjadi market leader di Indonesia dengan kapasitas data center sebesar 400 megawatt tahun 2030.

Saat ini Telkom memiliki data center di 25 kota dengan utilisasi sudah mencapai lebih dari 70 persen, dan akan terus berencana melakukan ekspansi di beberapa kota di Indonesia bahkan di luar negeri.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Vitto Budi

Berita Terbaru

BPBD Karawang Didistribusikan 828.000 Liter Air Bersih ke 15 Desa

Indonesia Kini Punya IBMA, Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional

Tim Gabungan Berbagai Unsur Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 10,65 Hektare di Penajam

Pascagempa NTT, PT Pertamina Tunggu Hasil Tes Struktur Kekuatan Dermaga Reo

Adik Kim Jong-un Ragukan Klaim Trump tentang Pembicaraan Rahasia AS-Korea Utara

Trailer Terbaru Whalefall: Teror Bawah Laut, Ditelan Paus Sperma dan Punya Satu Jam untuk Bertahan

Kapal Pelni KM Tidar Tiba di Maumere, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pastikan Higienis, Distan Mataram Perketat Pengawasan Pemotongan Unggas Mandiri

Wali Kota: Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan

Wali Kota Bandung Tawarkan PBB Rp1 untuk Bangun Cagar Budaya

Harga Emas pada Kamis (20/8) Galeri24, Antam, UBS di Pegadaian Serempak Naik

Agar Peternak Terus Berproduksi, Mendag Tekankan Pentingnya Harga Ayam Sesuai Acuan

Menpar Nilai Konser Andrea Bocelli Bantu Promosi Pariwisata Indonesia

Tersangka Sabotase Pipa Gas Nord Stream akan Disidang di Jerman

Pertamina Goes to Campus 2026, 116 Tim Mahasiswa Unjuk Gigi di Babak Penentuan Debat Energi

Bukan Erupsi! Kepulan Asap di Gunung Raung Ternyata akibat Kebakaran Lahan.

Polres Bengkalis Tetapkan 2 Tersangka Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai.

The Dudas Minus One Berencana Touring Keliling Asia, Ariel Ungkap Alasannya

Oknum Kades Sukabumi Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Penganiayaan hingga Korban Meninggal.

Usai Kecelakaan, Perjalanan Kembali Normal untuk Jalur KRL ke Tangerang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.