Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendakian Gunung Gede Pangrango Melalui Cibodas Kembali Dibuka

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 17:00 WIB | Oleh:
Pendakian Gunung Gede Pangrango Melalui Cibodas Kembali Dibuka Doc: istimewa
Ket. Pintu pendakian ke Gunung Gede Pangrango melalui Cibodas, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, kembali dibuka.

CIANJUR -- Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TGNPP) membuka kembali jalur pendakian ke Gunung Gede Pangrango melalui pintu Cibodas, Selasa, setelah sebelumnya dilakukan penutupan karena adanya perusakan yang dilakukan oknum pengelola tempat penampungan.

Kepala Bidang Pendakian Taman Nasional 1 TNGGP Cianjur Lana Sari di Cianjur, Jawa Barat, Selasa, mengatakan setelah dilakukan perbaikan pintu masuk pendakian Cibodas yang dirusak oknum, beberapa waktu lalu, akhirnya jalur pendakian kembali dapat dilalui.

"Pendakian dapat dilakukan melalui pintu Cibodas yang sudah selesai diperbaiki. Pendaftaran pendakian masih melalui online(daring) dan tidak dapat langsung di tempat," katanya.

Pihaknya meminta pendaki dapat berkomitmen untuk mendukung perbaikan manajemen pendakian dengan mematuhi aturan yang telah disepakati bersama serta menjaga kelestarian alam, keselamatan, keamanan, dan ketertiban saat melakukan pendakian.

Saat melakukan pendakian dan berada di lingkungan taman nasional, pendaki dilarang membuat api unggun dan membuang barang yang dapat menimbulkan percikan api, termasuk puntung rokok, karena sebagian besar wilayah mengalami kekeringan dan rawan terbakar.

"Saat kemarau panjang, larangan membuat api unggun atau membuang puntung rokok sembarangan digencarkan petugas mulai dari pintu pendakian. Pendaki diminta memastikan tidak meninggalkan alat memasak dalam kondisi menyala guna menghindari kebakaran," katanya.

Untuk tetap menjaga kelestarian alam di sepanjang jalur pendakian, pihaknya meminta pendaki untuk membawa turun sampah yang dihasilkan saat melakukan pendakian karena setiap tahun belasan ton sampah diturunkan dari puncak gunung dan di sepanjang jalur pendakian.

"Pendaki harus pintar dengan mematuhi semua aturan yang berlaku, tidak membuang sampah sembarangan serta tidak membuat api unggun saat musim kemarau karena dapat menyebabkan kebakaran lahan di taman nasional," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.