Serangan Bom Guncang Kota Perbatasan

Selasa, 05 Sep 2023, 02:40 WIB

YANGON - Serangan bom terhadap kompleks pemerintah di Myawady, sebuah kota perbatasan di Myanmar, dilaporkan telah menewaskan lima pejabat pemerintah dan keamanan serta melukai 11 polisi. Informasi itu disampaikan oleh narasumber militer pada Senin (4/9).

Kota di perbatasan Myanmar dengan Thailand ini telah menyaksikan bentrokan sporadis antara militer dan pejuang antijunta sejak kudeta pada tahun 2021 yang menjerumuskan negara itu ke dalam kekacauan.

Ket. Foto: Serangan Bom | Suasana di gerbang kompleks pemerintah di kota perbatasan Myawady di Myanmar yang jadi sasaran serangan bom beberapa waktu lalu. Serangan bom yang terjadi pada Minggu (3/9) malam itu menewaskan 5 orang dan 11 orang lainnya. — Sumber: istimewa

"Pada Minggu (3/9) tengah malam, terjadi dua bom dijatuhkan ke dalam kompleks yang berisi kantor polisi distrik dan kantor administrasi umum," kata narasumber militer. "Ketika para pejabat mengambil langkah-langkah keamanan setelah ledakan tersebut, dua bom lainnya dijatuhkan lagi hingga menewaskan lima orang dan melukai 11 orang," imbuh narasumber itu yang meminta agar jati dirinya dirahasiakan karena tidak berwenang untuk berbicara dengan media.

Narasumber itu menambahkan bahwa para korban tewas antara lain seorang perwira militer, dua petugas polisi, dan dua pejabat dari departemen administrasi. "Sebelas petugas polisi junior dan senior juga terluka, dengan lima diantara mereka dalam kondisi kritis," ucap narasumber itu.

Sementara narasumber kepolisian setempat yang juga meminta namanya dirahasiakan, membenarkan insiden itu dan jumlah korban jiwa. Hingga berita ini ditulis pada Senin malam, narasumber itu belum menyebutkan siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Tuding Pemberontak

Terkait serangan bom itu, pemerintah junta mengatakan bahwa beberapa anggota keamanan dan staf pemerintah terluka dalam serangan itu, tanpa merinci jumlah korbannya. Mereka menyalahkan Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) antikudeta dan Tentara Pembebasan Nasional Karen (KNLA), sebuah kelompok pemberontak etnis mapan yang telah melawan militer selama beberapa dekade, bertanggung jawab atas serangan bom itu.

Pemberontak antijunta yang berjuang untuk membatalkan kudeta yang menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi, diketahui telah menggunakandronekomersial untuk pengintaian dan juga sebagai alat untuk menjatuhkan bom.

Seorang warga Myawady, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada kantor beritaAFPbahwa dua ledakan terdengar di kota itu, yang berbatasan dengan provinsi Tak di Thailand, pada Minggu malam.

Sejak terjadi kudeta, kelompok KNLA dan PDF telah bentrok secara sporadis dengan militer di Kota Myawady dan sekitarnya di Negara Bagian Karen, hingga menyebabkan puluhan ribu orang melarikan diri ke Thailand. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Kejar Ekonomi 6 Persen atau Tertinggal? Airlangga Tekankan Investasi Harus Tumbuh Cepat

Harga Emas Antam Naik Rp18.000 Menjadi Rp2,768 Juta/Gr pada Selasa (25/8)

Jangan Salah Kelola! Kawasan Transmigrasi Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan

Kemenhut Beri Sanksi 6 Perusahaan yang Sebabkan Karhutla Berulang di Kalimantan

Gelaran Festival Jadi Mesin Uang! Buleleng Festival Catat Perputaran Ekonomi Rp3,6 Miliar

Bukan Sekadar Festival! Cianjur Fest 2026 Jadi Arena 2.800 UMKM Cari Cuan

Bakso Ikan Tuna Unjuk Gigi di Buleleng Festival, UMKM Gaspol Cari Pasar!

Pesona Lamreh Kembali Dijual, Jangan Abaikan Keamanan Wisatawan!

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Incar Dana Segar, Perusahaan Milik Kampus UGM Siap IPO di Pasar Modal

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

BMKG: Kabut Asap Selimuti Pekanbaru dengan Kualitas Udara Berbahaya

Chelsea Menang 3-2 atas Fulham pada Pertandingan Pertama Liga Inggris

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.

Karhutla Riau Meluas, TNI Kerahkan Satgas Khusus untuk Percepat Penanganan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Dampingi Pangkodau II Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Liga Italia: AS Roma Hancurkan Fiorentina 4-0, Donyell Malen Cetak Hattrick

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.