Kolaborasi Pemkot dan Polrestabes Bandung Berhasil Ungkap Pencurian Kabel “Traffic Light”
Minggu, 04 Okt 2026, 14:57 WIBBANDUNG - Polrestabes Bandung mengungkap kasus pencurian kabel lampu lalu lintas atau traffic light yang selama beberapa bulan terakhir diduga menyebabkan sejumlah lampu merah di Kota Bandung tiba-tiba padam atau mengalami gangguan.
Pelaku ditangkap saat tengah beraksi memotong kabel traffic light di kawasan Simpang Dago, Kota Bandung. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kolaborasi kepolisian dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub), serta dukungan masyarakat.
âAlhamdulillah kita kolaborasi dengan teman-teman Pemda dan dibantu oleh masyarakat yang proaktif untuk menuntaskan peristiwa ini,â kata Dedi saat Press Conference di Polrestabes Bandung, Jumat (2/10).
Menurut Dedi, kabel traffic light menjadi sasaran pencurian karena memiliki kandungan tembaga yang memiliki nilai ekonomis. Pelaku menggunakan peralatan sederhana untuk memotong kabel tersebut.
âIni kabel yang diincar karena di dalamnya ada tembaga. Pelaku juga menggunakan alat yang cukup sederhana, seperti, obeng, tang, pisau cutter, dan kunci ring,â ujar dia.
Satu orang pelaku kini telah diamankan dan ditahan untuk menjalani proses hukum. Polisi juga masih melakukan pengembangan karena dari pengungkapan tersebut, sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian telah teridentifikasi.
âDari pengungkapan pelaku tersebut beberapa TKP saat ini sudah terungkap, kemudian kita masih akan lakukan pengembangan,â ucap dia.
Dedi menjelaskan bahwa pencurian kabel traffic light bukan perkara sederhana. Meski barang yang dicuri berupa kabel, keberadaan fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan dan kelancaran lalu lintas masyarakat.
Ia menggambarkan, kondisi yang dapat terjadi apabila sejumlah traffic light di Kota Bandung tidak berfungsi.
âBisa kita bayangkan kalau Kota Bandung yang semegah ini tanpa traffic light. Betapa carut-marutnya lalu lintas di kota ini kalau ini semua tidak segera kita hentikan,â tutur dia.
Terlebih, mobilitas kendaraan di Kota Bandung sangat tinggi. Dedi menyebut sekitar 70.000 hingga 80.000 mobil masuk ke Kota Bandung setiap akhir pekan.
Menurut dia, tingginya mobilitas tersebut menunjukkan bahwa Kota Bandung menjadi tujuan masyarakat dari dalam maupun luar daerah. Oleh karena itu, situasi keamanan dan kenyamanan perlu terus dijaga agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.
âIni menunjukkan kepercayaan masyarakat bahwa Bandung kondusif, Bandung aman sehingga perekonomian Bandung tetap bergulir, tetap terjaga,â ungkap dia.
Sementara itu Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Bandung dalam mengungkap kasus pencurian kabel traffic light tersebut.
Wali Kota Farhan mengatakan Kota Bandung sebagai kota terbuka memiliki risiko menghadapi berbagai bentuk kriminalitas. Karena itu, kesiapsiagaan seluruh unsur Forkopimda menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
âKami sangat menghargai, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh kepolisian di Polrestabes Kota Bandung karena ini bukan pekerjaan mudah sama sekali,â ujar Wali Kota Farhan.
Menurut dia, pembagian tugas dalam menjaga keamanan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing. Pemerintah daerah, mulai dari kelurahan, kecamatan hingga perangkat daerah, berperan dalam melakukan pencegahan dan pengawasan dini.
Jika ditemukan indikasi yang berpotensi membahayakan masyarakat, Pemkot Bandung akan segera berkoordinasi dengan kepolisian.
âApabila kami sudah melihat ada sesuatu, deteksi dini yang berbahaya maka kami akan langsung laporkan kepada kepolisian,â kata dia.
Wali Kota Farhan menilai respons cepat kepolisian menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
âRasa aman menjadi penting karena itu adalah tugas utama dari kita sebagai pemerintahan, representasi negara bagi warga negara, memberikan rasa aman, memberikan rasa nyaman,â tutur dia. ils/I-1
- Polrestabes Bandung
- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
- Traffic Light
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Gubernur Kalbar Ria Norsan Duga Lahan di Kubu Raya Sengaja Dibakar untuk Buka Pertanian.
-
Fahd Arafiq Kena OTT, KPK Ungkap Alasannya
-
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 Menjadi Rp2,592 Juta Per Gram pada Selasa (15/9)
-
Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Diperiksa sebagai Saksi Kasus Suap Proyek.
-
Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Berikut Strategi yang Dilakukan ASDP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.