Nelayan di Laut Selatan Jabar-DIY Diminta Waspadai Gelombang Tinggi
Selasa, 05 Sep 2023, 08:38 WIBCILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tinggi gelombang 2,5-4 meter yang masuk kategori tinggi berpotensi terjadi di laut selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada 5-7 September 2023.
"Selama beberapa hari terakhir, gelombang tinggi hanya terjadi di wilayah Samudra Hindia selatan Jabar-DIY, sedangkan di wilayah perairan selatan Jabar-DIY lebih dominan gelombang sedang berkisar 1,25-2,5 meter," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jateng, Selasa (5/9).
Akan tetapi, pada Selasa (5/9) hingga Kamis (7/9), kata dia, potensi terjadinya gelombang tinggi tidak hanya di wilayah Samudra Hindia selatan Jabar hingga DIY, juga di wilayah perairan selatan Jabar hingga DIY.
Menurut dia, potensi terjadinya gelombang tinggi tersebut dipengaruhi oleh pola angin yang dominan bergerak dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 2-20 knot.
Dalam hal ini, lanjut dia, angin yang cenderung bergerak searah dengan kecepatan tinggi dapat memicu terjadinya peningkatan tinggi gelombang.
"Selain itu, saat sekarang masih berlangsung musim angin timuran, sehingga gelombang tinggi masih berpotensi terjadi," uarnya.
Terkait dengan hal itu, Teguh mengimbau nelayan di pesisir selatan Jabar hingga DIY yang tengah memasuki masa panen ikan agar berhati-hati dan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tinggi saat melaut.
Menurut dia, hal itu disebabkan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, berbahaya bagi kapal nelayan berukuran kecil.
"Intinya, nelayan maupun pengguna jasa kelautan lainnya diimbau untuk selalu memerhatikan risiko kecepatan angin dan tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran," tegasnya.
Selain itu, kata dia, wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Jabar hingga DIY diimbau untuk tidak bermain air atau berenang, terutama di wilayah pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas karena gelombang tinggi dapat terjadi sewaktu-waktu.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Semarang Siapkan Pawai Ta'aruf MTQ Nasional 2026, 1.000 Peserta Ambil Bagian
-
Como vs RB Leipzig: Tim Debutan Liga Champions Tantang Semifinalis 2020
-
Penghasilan Nelayan Sinjai Naik 75 Persen, KNMP Tongke-Tongke Kirim 12 Ton Tuna Loin ke Jakarta
-
BNPB Petakan Tingkat Kesiapsiagaan Bahaya Tsunami di Kawasan Pesisir Banten
-
170 Pendaki Semeru Berhasil Dievakuasi dari Ranu Kumbolo Akibat Kebakaran
-
Kapolresta Karawang: Kesadaran Tertib Lalu Lintas Harus Ditanamkan Sejak Dini.
-
Hercules TNI AU Bawa Ratusan APD dan Masker untuk Perkuat Penanganan Karhutla Kalsel.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.