- Home
-
- Megapolitan
-
- Dampak Kabut Air Minim
Dampak Kabut Air Minim
Selasa, 05 Sep 2023, 06:02 WIBJAKARTA - Kabut air yang dibuat menggunakan pompa bertekanan tinggi (water mist generator) tak efektif mengurangipolusi udara Jakarta karena dampaknya minim. Informasi ini disampaikan aktivis Kampanye Polusi dan Perkotaan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Abdul Ghofar, Senin (4/9).
"Penggunaan water mist untuk mengurangi polusi udara belum terbukti efektif," kata Ghofar. Dia menuturkan metode ini justru akan menimbulkan persoalan lain seperti terhalangnya polutan naik ke udara. Menurut dia, efektivitas kabut air belum teruji secara pasti.
Selain itu, penggunaan air yang berlebihan di tengah musim kemarau terbilang kurang bijak. "Seharusnya pemerintah berfokus pada solusi pengurangan dari sumbernya, bukan mengatasi masalah dengan cara kurang efektif," tuturnya.
Terlebih, inisiatif penggunaan kabut air di gedung pemerintah yang akan diperluas ke gedung-gedung swasta perlu dikaji ulang. Dia menyarankan agar pemerintah mengajak swasta untuk mendirikan bangunan ramah lingkungan (green building) untuk menekan polusi udara.
"Seharusnya pemerintah menjalin kemitraan dengan swasta untuk pengurangan sumber polusi dengan kebijakan lain seperti penerapan green building," tuturnya.
Dia menjelaskan konsep ramah lingkungan ini, misalnya, melalui efisiensi energi, penerapan bekerja dari rumah, hingga pembatasan penggunaan kendaraan pribadi.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membuat kabut air dari atap gedung menggunakan pompa bertekanan tinggi di Gedung Balai Kota DKI dan memasang 30 alat serupa di kantor-kantor wali kota.Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ssstt.. Sandara Park dan Lee Dong-wook akan Ada di Singapura Bulan Depan!
-
Kematian Dini Terkait Polusi Udara Meningkat di Asia Tenggara
-
New START Berakhir, AS-Russia Rundingkan Kesepakatan Nuklir Baru
-
Sudin LH Jemput Bola Uji Emisi Hampir 2.000an Kendaraan untuk Tekan Polusi Udara di Jaksel
-
PT KAI: KA Makassar–Parepare Layani 318.311 Penumpang Sepanjang 2025
-
Kanker Paru Kini Mengintai Non-Perokok, Penyintas Desak Akses Diagnosis dan Obat Inovatif
-
UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya Goes to Korea Selatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.