Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren Usulan Difabel Semarang Ini yang Berharap Terus Dilibatkan dalam Penetapan Kebijakan

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 02:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Usulan Difabel Semarang Ini yang Berharap Terus Dilibatkan dalam Penetapan Kebijakan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbincang dengan perwakilan penyandang disabilitas yang bersilaturahmi ke Rumah Dinas Gubernur Jateng di Semarang, Sabtu (2/8/2023).

Semarang - Para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Komunitas Sahabat Difabel Semarang berharap dapat terus dilibatkan dalam setiap perencanaan dan penetapan kebijakan oleh pemerintah di semua tingkatan.

Harapan tersebut disampaikan Noviana Dibyantari selaku pendiri Komunitas Sahabat Difabel dan Rumah Difabel Semarang usai memberikan persembahan terakhir dan salam perpisahan bersama puluhan penyandang disabiltas kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta istri Siti Atikoh di Rumah Dinas Gubernur Jateng, Semarang, Sabtu.

"Hari ini kami menghadiri perpisahan bersama Pak Ganjar karena selama sepuluh tahun ini kami memang bermitra dengan Pemprov Jateng. Kami terus bekerja sama dengan Pak Ganjar dan hari ini tentunya selain berterima kasih juga menyampaikan harapan-harapan kami bagaimana untuk Indonesia ke depannya," katanya.

Noviana mengungkapkan selama ini Gubernur Jateng Ganjar Pranowo selalu memberikan kesempatan kepada teman-teman penyandang disabilitas dalam perencanaan dan penetapan kebijakan di Jawa Tengah serta memberikan ruang kepada penyandang disabilitas untuk terlibat dalam Musrenbang, baik tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.

"Dalam setiap kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan penetapan kebijakan kami juga dilibatkan di sana. Sudah mulai terlihat bahwa teman-teman penyandang disabilitas itu konsepnya itu bukancharityconcept, tapi sudah hak asasi manusia. Jadi kesetaraan dan inklusifitas itu selalu didengungkan oleh Pak Ganjar di mana saja beliau menyampaikan kebijakan-kebijakannya," ujarnya.

Komunitas difabel, lanjut dia, selalu kritis dan mengkritisi setiap kebijakan yang tidak berpihak kepada penyandang disabilitas, namun selalu memberikan solusi dan mendampingi program-program Pemprov Jateng.

"Kami sering mengkritisi, tapi kami juga memberikan solusi dengan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh teman-teman Komunitas Sahabat Difabel dan Rumah Difabel dengan konsep pemberdayaan, dengan konsep penempatan kerja juga dengan konsep bagaimana kesetaraan kita diwujudkan dalam suasana yang inklusif," katanya.

Dari itulah dirinya tidak heran ketika melihat Ganjar Pranowo selalu bersemangat ketika bertemu dengan teman-teman disabilitas dan pada banyak kesempatan mereka sering bertemu dan bertukar pikiran untuk menciptakan inklusifitas.

"Harapannya sih tentunya Pak Ganjar terus maju untuk menjadi calon presiden Republik Indonesia karena dari beliau kami belajar banyak bagaimana beliau itu bisa memanusiakan manusia sehingga harapan ke depannya dengan menjadi Presiden Indonesia, beliau punya pengalaman yang cukup lama menjadi pemimpin daerah sebagai gubernur itu tentunya sudah menjadi bekal untuk memimpin Indonesia yang lebih maju," ujarnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berterima kasih karena selama sepuluh tahun sudah berkontribusi tentang inklusifitas yang makin hari makin bisa didengarkan dan dilaksanakan.

Gubernur Jateng dua periode itu mengakui apa yang dilakukan selama ini belum sempurna semuanya, namun sejauh ini sudah bersama menapaki perubahan dan semua makin tahu apa itu inklusif.

"Apa sih yang diharapkan, hanya satu kok, kesetaraan. Maka kami senang setiap kami akan menyusun RAPBD terus kemudian kita Musrenbang mereka selalu hadir. Jadi kita belajar dari mereka," katanya.

Ganjar menceritakan perkenalan dengan teman-teman disabilitas itu sudah berlangsung cukup lama dan cukup intens, bahkan dirinya mengaku belajar banyak dari komunitas difabel dan teman-teman penyandang disabilitas dalam upaya membangun inklusifitas.

"Tadi kita lihat anak-anakperform, Kiki ini hebat ya. Jadi Kiki ini salah satu yang sangat aktif di sana. Jadi betapa apa yang menjadi gagasan dan ide mereka termasuk harapan mereka bisa diberikan kepada pemerintah dan ditransformasikan menjadi kebijakan publik. Jadi membangun lebih banyak inklusifitas dan kemudian mereka bisa mendapatkan hak-haknya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.