Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Ingatkan Sembilan Kabupaten Alami Hari Tanpa Hujan Ekstrem

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 16:29 WIB | Oleh:
BMKG Ingatkan Sembilan Kabupaten Alami Hari Tanpa Hujan Ekstrem Doc: ANTARA/Fransiska Mariana Nuka
Ket. Arsip - Papan bertuliskan peringatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang dipasang pada hamparan Padang Kasidari, Kabupaten Nagekeo, NTT.

LABUAN BAJO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan informasi iklim beberapa wilayah pada sembilan kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengalami hari tanpa hujan (HTH) dengan kategori Ekstrem Panjang atau lebih dari 60 hari.

"Diperlukan kewaspadaan terkait ancaman bencana kekeringan," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT, Rahmattulloh Adji dari Kupang, Jumat.

Berdasarkan informasi iklim Provinsi NTT per 31 Agustus 2023, monitoring HTH berturut-turut Dasarian III Agustus 2023 di NTT pada umumnya mengalami HTH dengan kategori Sangat Panjang atau berkisar antara 31 hari sampai 60 hari.

Sedangkan wilayah yang mengalami HTH dengan kategori Ekstrem Panjang atau lebih dari 60 hari antara lain Kabupaten Ende yakni sekitar Sokoria/Maukaro, Kabupaten Sikka yakni sekitar Magepanda, Kabupaten Sumba Timur yakni sekitar Malahar dan Kamanggih, serta Kabupaten Sabu Raijua yakni sekitar Daieko.

Selanjutnya ada Kabupaten Rote Ndao yakni sekitar Busalangga, Kota Kupang sekitar Staklim NTT dan Manulai II, Kabupaten Kupang sekitar Sulamu dan Batuliti, Kabupaten Belu sekitar Atambua/Motabuik, Fatubenao, dan Fatulotu, serta Kabupaten Lembata yakni sekitar Nagawutung.

Ia menjelaskan analisis curah hujan Dasarian III Agustus 2023 pada umumnya di wilayah NTT mengalami curah hujan dengan kategori Rendah atau berkisar antara nol hingga 50 mm.

Sedangkan berdasarkan Peta Prakiraan Probabilistik/Peluang Curah Hujan Dasarian I September 2023, wilayah NTT pada umumnya diprakirakan akan mengalami curah hujan nol sampai 20 mm dengan peluang sebesar 91 sampai 100 persen.

Curah hujan yang rendah serta HTH kategori Esktrem Panjang tentunya berdampak pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan, pengurangan ketersediaan air tanah sehingga menyebabkan kelangkaan air bersih, serta meningkatnya potensi kemudahan terjadinya kebakaran.

Atas kondisi itu Rahmattulloh berpesan agar masyarakat mewaspadai dan mengantisipasi kekurangan air pada saat musim kemarau ini.

Ia juga meminta masyarakat untuk waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan karena kondisi berangin pada musim kemarau ini.

"Waspada dan antisipasi kekurangan air pada saat musim kemarau ini serta kebakaran hutan dan lahan," ucapnya.

Kepala Pelaksana BPBD NTT Ambrosius Kodo telah mengimbau masyarakat untuk menghemat pemakaian air bersih. Ia meminta masyarakat agar memakai air sesuai kebutuhan dan tidak membuang-buang air untuk hal yang tidak terlalu penting.

Sedangkan terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan, Ambrosius berpesan kepada para perokok agar memastikan api dari puntung rokok telah padam sebelum dibuang. Para petani yang hendak membuka lahan pertanian juga harus memperhatikan hal-hal yang tidak menyebabkan terjadinya kebakaran semakin meluas.

"Kita terus memantau dampak langsung terhadap kesulitan akses air bersih," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.