Satgas Awasi Stok Pangan Hingga Penggilingan
Rabu, 30 Agu 2023, 10:44 WIBJAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Satgas Pangan Mabes Polri mengawasi stok pangan hingga di tingkat penggilingan. Hal itu dalam rangka menjaga keamanan stok menghadapi dampak cuaca ekstrem El Nino.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menuturkan, bersama Satgas Pangan pihaknya mempererat kerja sama pendataan penggilingan padi dan stok beras sebagai upaya bersama menghadapi tantangan dan krisis global. Kerja sama ini di antaranya meliputi pendataan stok padi yang ada di penggilingan seluruh Indonesia.
Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020, jumlah penggilingan padi di Indonesia mencapai 169.788 unit dengan rincian penggilingan berskala kecil sebanyak 161.400 unit, penggilingan skala menengah 7.332 unit dan penggilingan berskala besar sebanyak 1.056 unit.
"Karena itu saya mohon kepada seluruh jajaran kementan untuk memperkuat kolaborasinya dengan jajaran polri karena yang kita hadapi ini adalah el nino dan krisis lainya," ujar Mentan dalam launching pendataan penggilingan dan stok beras di Jakarta, Selasa (29/8).
Syahrul mengatakan sejauh ini pihaknya sudah membagi wilayah dengan 3 zona. Pembagian zona terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem el nino atau musim kering panjang yang diperkirakan berlangsung hingga September mendatang.
Zona pertama, adalah zona merah yang berstatus defisit, zona kedua adalah zona kuning yang memiliki sumber air cukup dan terakhir zona hijau yang memiliki air melimpah atau dalam kata lain zona yang harus di booster (diperkuat).
"Saya sudah membagi wilayah dengan zona. Dari 38 provinsi katakan lah yang merah, papua, bali dan banten. Tapi yang lain kan banyak yang kuning dan sebagian lainya banyak yang hijau, itulah yang kita booster," katanya.
Berikutnya kata Mentan, pemerintah sudah memiliki skema bernilai ekonomi bagi para petani yang ingin mengembangkan usaha tani. Skema tersebut adalah skema kredit KUR yang bisa diakses semua orang dalam memperkuat modal usaha. Berdasarkan catatannya, penggunaan KUR sangat membantu karena memiliki bunga rendah.
"Oleh karena itu dengan satgas saya berharap kita naik kelas. Caranya kita pakai KUR sebagai akses modal petani. Dan dari apa yang kami gunakan selama ini yang macet itu hanya 0,03, jadi sebenarnya sudah oke kita pakai KUR. Sama halnya dengan penggilingan kita pakai KUR saja pak," katanya.
Sebagai informasi, Kementan tengah mengerjakan realisasi penanaman padi di 6 Provinsi dengan luas lahan mencapai 500 ribu hektare. Di antaranya di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Juga ada daerah Pendukung lainya seperti Provinsi Lampung.
Amankan Stok
Ketua Satgas Pangan Mabes Polri, Brigjen Whisnu Hermawan mengaku siap membantu tugas pemerintah, dalam hal ini memberi dukungan penuh terhadap jalanya program Kementan. Di antaranya adalah mengamankan stok beras melalui pendataan penggilingan padi di seluruh Indonesia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Pohon Tumbang Menimpa Dua Kendaraan di Pasar Atas Curup Rejang Lebong
-
Jasa Marga Berlakukan Buka Tutup Rest Area Tol Jakarta-Cikampek
-
Waspada Macet, 3 Stasiun KRL Ini Bakal Jadi Titik Paling Padat Saat Lebaran 2026
-
PAM Jaya Kembangkan Inovasi Ciptakan Air dari Udara dan Kurangi Plastik
-
Sampah Bikin Rontok Omzet Pedagang
-
Kementan Gandeng Pemda Magetan Perkuat Serapan Telur Peternak Rakyat
-
BI Umumkan Penyesuaian Kegiatan Operasional Selama Libur Lebaran 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.