Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Penularan Penyakit, Dinkes Tangerang Bentuk Tim Wujudkan Sekolah Peduli TBC

📅 Selasa, 29 Agu 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penularan Penyakit, Dinkes Tangerang Bentuk Tim Wujudkan Sekolah Peduli TBC Doc: Antara HO/Dinkes Kota Tangerang
Ket. Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Pemantapan Gerakan Bersama Menuju Eliminasi (Ransel) Tuberkulosis (TBC) pada anak yang berlangsung di Hotel Mercure, Kota Tangerang, Senin (28/8/2023).

Tangerang - Cegah penularan penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Banten, membentuktim pemantapan gerakan bersama menuju eliminasi (ransel) tuberkulosis (TBC) dalam upaya mewujudkan sekolah peduli TBC.

"Perlu kolaborasi berbagai pihak dengan membentuk tim pemantapan program ransel TBC dalam upaya mewujudkan sekolah peduli TBC dan penanggulangan TBC anak di Kota Tangerang," kata Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni pada Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Pemantapan Gerakan Bersama Menuju Eliminasi (Ransel) Tuberkulosis (TBC) pada Anak, di Kota Tangerang, Senin.

Ia mengatakan, di Kota Tangerang kasus TBC yang ditemukan dan diobati sudah 92 persen berhasil sembuh. Hal ini juga berkat peran Kader Asmara TBC dalam menemukan dan mendampingi minum obat pasien TBC di wilayah ini.

"Pembentukan tim tersebut agar kurikulum dalam upaya penanggulangan TBC bisa tepat sasaran, sehingga kami juga mengundang Dinas Pendidikan dan Kemenag untuk menyasar sekolah dan pesantren," katanya.

Sementara itu, tim pemantapan program ransel TBC anak di Kota Tangerang terdiri atas OPD terkait, praktisi terkait, komunitas, dan lintas sektor/program.

"Diharapkan dapat membentuk kurikulum dalam upaya penanggulangan TBC di sekolah bagi guru UKS dan siswa SMP, juga penguatan kapasitas Kader Asmara TBC terkait standarisasi tata laksana TBC anak serta penyusunan media edukasi TBC anak," katanya.

Ketua Komite Ahli TBC Indonesia Prof Sudijanto Kamso mengatakan Gerakan Bersama Menuju Eliminasi (Ransel) Tuberkulosis (TBC) yang digagas Dinkes Kota Tangerang sangat inovatif karena cepat menemukan kasus terduga di sekolah.

"Inovasi Ransel TBC pada anak ini sangat baik dilakukan agar dapat semakin cepat menemukan kasus terduga TBC di lingkungan sekolah. Apalagi Kota Tangerang dalam penanggulangan TBC di level nasional bisa menjadi contoh bagi kota/kabupaten lainnya," katanya.

Ia mengatakan upaya yang sudah berjalan saat ini harus dapat dipertahankan. Tentunya juga harus semakin ditingkatkan, dimulai dari kolaborasi antarastakeholderterkait, kader-kader, puskesmas maupun klinik dan rumah sakit.

"Fungsi rujukan harus berjalan dengan baik, mulai dari fasilitas tingkat pertama ke tingkat rumah sakit, agar semakin cepat upaya pemerintah dalam menangani kasus TBC di Kota Tangerang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.